Menkopolhukam Wiranto Ditusuk

Air Mata Irma Menetes saat Serah Terima Jabatan Suaminya Sebagai Dandim Kendari

Tiga anggota TNI harus menanggung hukuman disiplin karena istri mereka nyinyir di media sosial.Ketiga anggota TNI ini, dua berasal dari TNI AD

Air Mata Irma Menetes saat Serah Terima Jabatan Suaminya Sebagai Dandim Kendari
(KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI)
Kolonel Kav Hendi Suhendi dan istrinya seusai serah terima jabatan di Aula Sudirman Markas Korem di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Tiga anggota TNI harus menanggung hukuman disiplin karena istri mereka nyinyir di media sosial.

Ketiga anggota TNI ini, dua berasal dari TNI AD dan satu lagi dari TNI AU.

Rinciannya, Kolonel HS yang menjabat sebagai Kodim Kendari, Sersan Dua Z, dan Peltu YNS, anggota POMAU Lanud Muljono Surabaya.

Ternyata ini Alasan Istri Dandim Kendari Tulis Status Nyinyir yang Bikin Suaminya Dicopot

Dicopot dari Jabatan Dandim Kendari, Kolonel Kav Hendi Suhendi Mengaku Pasrah dan Menerima

Berikut Isi Postingan Istri Dandim Kendari yang Berujung Dicopotnya Jabatan sang Suami

Dandim Kendari Dicopot dari Jabatannya Gara-gara Status Nyinyir Istrinya di Facebook

Mereka dicopot dari jabatannya karena postingan istri di media sosial terkait penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Selain dicopot dari jabatan, ketiga anggota TNI ini masih harus menjalani masa penahanan selama 14 hari.

Tak berhenti sampai di situ, TNI juga melaporkan istri tiga anggotanya ke polisi terkait konten negatif terkait penusukan Wiranto.

Mereka adalah Irma Nasution alias IPDN, LZ, dan FS dilaporkan ke polisi karena dianggap melanggar UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Lantas, bagaimana dengan nasib istri mereka?

Irma, Istri Mantan Dandim Kendari Hanya Menangis

Irma Zulkifli Nasution alias IPDN hanya bisa tertunduk setelah suaminya, Komandan Kodim 1417/ Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi (HS) resmi dicopot dari jabatannya.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved