Unggahannya Soal Menkopolhukam Wiranto Ditusuk Dianggap Pro Teroris, Begini Tanggapan Jerinx SID

Jerinx sempat dianggap pro teroris akibat komentarnya yang bertanya-tanya mengapa pisau yang digunakan untuk menusuk Wiranto tidak terlalu besar.

Editor: Doan Pardede
Instagram/jerinxsid
Drummer band Superman Is Dead, Jerinx angkat suara soal pelaporan dirinya atas postingan yang dianggap bernada negatif atas insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto. 

"Kalau niatnya memang membunuh kenapa pisaunya kecil ya," tulis Jerinx di akun Twitter @JRX_SID pada Kamis (10/10/2019).

Tak hanya itu, Jerinx juga sempat mengunggah sebuah foto yang tengah bersama dengan Wiranto.

"Lekas sembuh bro. Doakan agar lekas sembuh supaya blio bisa mempertanggungjawabkan apapun dosa politiknya nanti," tulis Jerinx melalui akun Instagramnya @jrxsid.

Tak hanya itu, Jerinx juga sempat mengunggah sebuah foto yang tengah bersama dengan Wiranto di Instagram
Tak hanya itu, Jerinx juga sempat mengunggah sebuah foto yang tengah bersama dengan Wiranto di Instagram ((Twitter/ @jrxsid))

Sementara itu, sosok yang telah melaporkan Jerinx adalah seorang wiraswasta bernama Jalaludin.

Dikutip dari Tribunnews, Jalaludin juga telah melaporkan sejumlah akun media sosial lainnya, antara lain Twitter yakni @hanumrais, @JRX_SID, @fullmoonfolks dan akun Facebook Gilang Kazuya Shimura.

Kuasa hukum, Jalaludin, Muannas Alaidid menjelaskan bahwa mereka dilaporkan atas tuduhan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian.

"Iya betul, klien kami melaporkan akun-akun media sosial tersebut lantaran menyebarkan ujaran kebencian dan berita hoaks terkait kasus penusukan yang dialami Menkopolhukam, Wiranto," ujar Muannas Alaidid, Jumat (11/10/2019).

Perkembangan Terkini Pelaporan Hanum Rais atas Cuitan soal Penusukan Wiranto

Kuasa hukum Relawan Jami'yyah Jokowi-Ma'ruf, Feri Afrizal membeberkan perkembangan kasus pelaporan Hanum Salsabiela Rais terkait dugaan konten negatif di media sosial.

Hanum Salsabiela Rais diduga telah mencuit hal negatif di akun Twitternya @hanumrais, terkait penusukan Menkopolhukam Wiranto yang terjadi di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019).

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Bareskrim Polri rupanya belum bisa menindaklanjuti pelaporan Hanum Salsabiela Rais oleh Relawan Jami'yyah Jokowi-Ma'ruf.

Feri menjelaskan bahwa pihaknya harus melengkapi sejumlah dokumen agar kasus Hanum bisa ditindaklanjuti.

Sedangkan, Feri menjelaskan pihaknya baru mengirimkan laporan lisan pada SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Bareskrim Polri.

"Mengenai LP ini ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi. Jadi, laporan baru dilakukan secara lisan," kata Feri di Bareskrim Polri, Jumat (11/10/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved