Kodim 0909 Sangatta Ajak Semua Warga Tangkal Dampak Kerusuhan Penajam ke Kutai Timur

Terjadinya kerusuhan berkelanjutan di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur dan wilayah sekitarnya di Kalimantan Timur.

Kodim 0909 Sangatta Ajak Semua Warga Tangkal Dampak Kerusuhan Penajam ke Kutai Timur
TribunKaltim.Co/Jino Prayudi Kartono
Suasana kegiatan tatap muka antar tokoh ormas, suku dan aga di aula Kodim 0909 Sangatta, Kamis (17/10/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk meredam konflik yang terjadi di daerah penajam Paser Utara. 

Namun sekarang ini tidak ada lagi kericuhan

"Kondisi sudah kondusif di lokasi kejadian pasca kejadian kericuhan di Penajam Paser Utara sejak sore kemarin," ungkap Kapendam Kol Kav Dino Martino.

Melihat kondisi tersebut, adanya kericuhan waktu itu, personel TNI Polri langsung sigap

Dan spontan mengamankan lokasi kejadian di kawasan Penajam Paser Utara.

"Digencarkan kegiatan patroli," ujar Kapendam Kol Kav Dino Martino.

Menurut Kapendam Kol Kav Dino Martino, hal tersebut dilakukan untuk mencegah massa.

Supaya tidak membuat kericuhan, kerusakan.

"Menyekat massa dari luar yang akan masuk ke tempat kejadian di Penajam Paser Utara," ungkap Kapendam Kol Kav Dino Martino.

Seusai kericuhan massa, situasi Penajam Paser Utara sudah damai tentram lagi. 

Hingga saat ini, Kapendam Kol Kav Dino Martino Pangdam VI/Mulawarman dan Kapolda Kaltim berada di lokasi.

"Pak Pangdam sama Pak Kapolda bermalam di kediaman Bupati Penajam Paser Utara," ujar Kapendam Kol Kav Dino Martino.

Saat ini situasi sudah aman terkendali.

"Kali ini TNI telah mengerahkan 2 SSK dari Yonzipur 17 Ananta Darma," urai Kapendam Kol Kav Dino Martino. 

Hal ini untuk membantu Polda Kaltim dalam meredam .

Pasukan TNI lain disiapkan.

"Apabila sewaktu-waktu perlu diseberangkan, dari Balikpapan ke Penajam Paser Utara menambah perkuatan," tegas Kapendam Kol Kav Dino Martino. 

Untuk Kodim dan Polres yang berbatasan dengan tempat kejadian.

Sejauh ini, ungkap Kapendam Kol Kav Dino Martino, aparat kemanan harus aktif melaksanakan pengamanan.

Tujuannya untuk mencegah konflik menyebar ke wilayah lain dan di sekitarnya.

Caranya, kata Kapendam Kol Kav Dino Martino, dengan menutup jalan-jalan masuk ke wilayah tersebut.

"Menyampaikan kepada para tokoh agama dan masyarakat untuk saat ini situasi sudah terkendali," ungkap Kapendam Kol Kav Dino Martino.

(Tribunkaltim.co)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved