LDC Indonesia 1

Louis Dreyfus Company Penuhi Pangan dan Sandang 500 Juta Orang

Khusus di Indonesia, LDC yang beroperasi sejak 1999, memiliki pabrik di Lampung, Jawa Timur, dan Balikpapan-PPU, dan berkantor pusat di Jakarta.

Louis Dreyfus Company  Penuhi Pangan dan Sandang 500 Juta Orang
Tribun Kaltim
Presiden Direktur PT LDC Indonesia Rubens Marques, saat memaparkan profil LDC dan progress bisnisnya, di Kantor Pusat LDC Indonesia Jakarta. Rubens didampingi Direktur Keuangan Rajat Dutt dan Regional Corporate Communication Manager Priscilla Teo. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perusahaan perdagangan dan pengolahan produk-produk pertanian terkemuka, Louis Dreyfus Company (LDC) intens mengembangkan bisnisnya secara global maupun di Indonesia. Pada 16-20 September 2019 lalu, LDC Indonesia mengajak lima jurnalis dari Jakarta dan Kalimantan Timur mengikuti Media Familiarization Trip, melihat dari dekat progress bisnisnya yang berlokasi di Lampung dan Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) dan kontribusinya bagi Indonesia.

Ada beragam aktivitas bisnis LDC, mulai dari lahan pertanian sampai ke tangan konsumen di semua lininya. Di Indonesia, LDC intens melakukan ekspansi bisnis lokal secara stabil dan kini aktif dalam produksi biji-bijian dan minyak nabati, kopi dan kapas. "Kami membangun masa depan serta berkontribusi terhadap upaya global untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat global yang terus bertumbuh," ungkap Presiden Direktur LDC Indonesia, Rubens Marques, di Kantor Pusat LDC, Jakarta, Senin (16/9/2019) lalu.

Kehadiran LDC di Indonesia, jelas Rubens yang didampingi Direktur Keuangan Rajat Dutt dan Regional Corporate Communication Manager Priscilla Teo, terus berkembang secara stabil seiring ekspansi investasi dan aset. Perusahaan ini juga menggunakan keahlian teknis dan jangkauan global untuk membawa produk yang tepat ke lokasi yang tepat.

LDC kini beroperasi di lebih dari 100 negara dan memiliki sekitar 18 ribu karyawan di seluruh dunia, mampu memenuhi bahan pangan dan sandang bagi 500 juta orang per tahun. Total penjualan pada 2018 lalu mencapai 36,5 miliar dolar AS. Juga menghasilkan, memroses dan melakukan pengiriman produk sebanyak 80 juta ton.

Khusus di Indonesia, LDC yang beroperasi sejak 1999, memiliki pabrik di Lampung, Jawa Timur, dan Balikpapan-PPU, dan berkantor pusat di Jakarta. Di Lampung, LDC memiliki penyulingan minyak sawit, pabrik biodisel, stasiun penyimpanan dan fasilitas pemrosesan serta gudang kopi robusta. Di Surabaya, Jawa Timur, terdapat gudang kopi robusta, sedangkan di Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) terdapat pabrik kelapa sawit.

"Kami berkomitmen terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan di Indonesia. Kami menerapkan praktik berkelanjutan di industri bersama para petani, pelanggan serta mitra. Kami menerapkan pola kemitraan berupa kerja sama yang dapat menghasilkan dampak lebih besar. Kami bermitra dengan petani kecil, institusi keuangan global, dan organisasi non-pemerintah," katanya. (bersambung)

Penulis: Fransina Luhukay
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved