Pilkada Bontang

Basri Rase Meminta Jangan Membuat Akun Anonim Kampanye di Media Sosial, Sebar Ujaran Kebencian

Basri Rase Meminta Jangan Membuat Akun Anonim Kampanye di Media Sosial, Sebar Ujaran Kebencian.

Basri Rase Meminta Jangan Membuat Akun Anonim Kampanye di Media Sosial, Sebar Ujaran Kebencian
Tribunkaltim.co/BudiSusilo
ILUSTRASI - Penggunaan media sosial sekarang ini membahayakan jika penggunaannya cenderung ujaran kebencian. 

Rekam jejak digital akan menjadi salah satu pertimbangan.

Maka berhati-hatilah menggunakan jari-jari dalam bermedia sosia,” himbau Niken, Jumat (1/3/2019).

Niken menjelaskan, kendati sudah dihapus di masing-masing akun media sosial.

Seperti Facebook dan Twitter, rekam jejak digital tidak akan pernah terhapus secara utuh.

Melalui teknologi bernama Artifisial Intelligent System (AIS).

Semua riwayat atau rekam jejak digital per akun akan tetap terekam.

Ketika sudah ikut tes tertulis (lamaran kerja), terakhir kita akan melihat rekam jejak digital ini.

Kalau dari rekam jejak digital ini para pencari kerja ditemukan terbiasa membuat

"Atau mengeshare informasi hoax dan ujaran kebencian maka dipastikan tidak akan diterima,” tegas Niken.

Pada kesempatan itu ia juga membeberkan, pemerintah bekerja sepanjang waktu untuk melakukan tracking dan deteksi informasi hoax dan konten negatif.

Halaman
1234
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved