Tertarik Mengabdi di Pemprov Kaltara, Tunggu SK Gubernur Formasi CPNS 2019 Terima 300 CPNS
Tertarik Mengabdi di Pemprov Kaltara, Tunggu SK Gubernur Pengumuman Formasi CPNS 2019
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Tertarik Mengabdi di Pemprov Kaltara, Tunggu SK Gubernur Pengumuman Formasi CPNS 2019
Hampir sepekan menerima surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB)
Pemprov Kalimantan Utara belum juga mengungkapkan rincian formasi CPNS yang akan diseleksi tahun ini.
Kepala Bidang Pengembangan dan Perencanaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara Denny Prayudi menjelaskan,
pengumuman rincian formasi akan dilaksanakan serentak dengan pengumuman persyaratan dan tata cara pelaksanaan pendaftaran CPNS.
• 2 Hari Lagi CPNS 2019 Buka, Ini Jadwal, Tips Jitu dari Pelamar Lulus, Kisah Gagal Karena 2 Poin
• Pendaftaran CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id Segera Dibuka, Ini 7 Tahapannya
• 25 Oktober 2019, Penerimaan dan Proses Seleksi CPNS 2019 Mulai Dibuka, Ada 197.111 Formasi
"Nanti pengumumannya dalam bentuk Surat Keputusan Gubernur. Jadi kepada masyarakat kami minta untuk bersabar dulu.
Karena kita perlu susun persyaratan dan tata caranya," kata Denny Prayudi saat ditemui Tribunkaltim.co di ruang kerjanya, Rabu (23/10/2019).
Denny Prayudi hanya mengungkapkan, kuota CPNS yang akan diseleksi tahun ini, yakni 300 formasi. Yang terdiri atas guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
"Sementara itu dulu yang bisa kami informasikan. Untuk rinciannya, kita sama-sama menunggu SK Gubernurnya," sebutnya.
Pemprov Kalimantan Utara sejatinya mengusulkan 1.818 pegawai baru kepada Kemenpan RB.
Menurut Denny Prayudi, akumulasi usulan pegawai dari seluruh pemerintah daerah di Indonesia, kemudian diakumulasikan lalu dikuotakan untuk setiap daerah.
"Dalam memberikan kuota itu, pemerintah tentu mempertimbangkan banyak hal, salah satunya soal keuangan negara.
Kalau usulan Kalimantan Utara itu disetujui semua, tentu daerah lain tidak dapat. Begitu juga sebaliknya. Jadi begitu gambarannya. Ini formasi dan kuota yang diputuskan oleh pusat. Kita hanya melaksanakan saja," ujarnya.
Berdasarkan rilis Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 085/RILIS/BKN/X/2019 diketahui bahwa,
total formasi yang akan dibuka sebanyak 197.111, dengan perincian untuk kementerian/lembaga sebanyak 37.854 formasi dan untuk daerah sebanyak 159.257 formasi.
Beberapa hal yang mendasari formasi tersebut, pertama, formasi kementerian dan/atau lembaga harus sesuai dengan skema kabinet yang baru pasca pelantikan Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai Presiden-dan Wakil Presiden.
Kedua, terdapat beberapa proses dalam rekrutmen CPNS dengan jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan dan tidak mungkin dipersingkat.
Proses ini antara lain meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian persyaratan pelamaran secara daring selama 10 hari kalender dan sebagainya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.
Ketiga, anggaran rekrutmen dan gaji CPNS 2019 pada sebagian Kementerian, Lembaga, dan Daerah (K/L/D) kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada pertengahan bulan Desember,
sehingga jika proses seleksi dipaksakan selesai pada tahun ini akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit.
Keempat, sebanyak 541 K/L/D yang akan membuka formasi CPNS tahun 2019 harus melaksanakan training dan entry formasi pada sistem daring yang baru.
Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kesalahan input yang berakibat fatal bagi calon peserta sebagaimana terjadi di beberapa tempat pada proses rekrutmen CPNS tahun 2018.
Kelima, pada akhir Desember beberapa wilayah di Indonesia Timur (Papua, Papua Barat, Maluku, NTT) akan libur lebih lama untuk melaksanakan perayaan Natal.
Dengan demikian proses rekrutmen tidak akan berjalan optimal di tempat-tempat tersebut.
Oleh karena itu diharapkan agar masyarakat yang tertarik melamar sebagai CPNS dapat memahami dan memperkirakan konsekuensi yang mungkin timbul saat pengumuman resmi rekrutmen disampaikan.
Masyarakat diimbau agar memantau informasi resmi mengenai rekrutmen CPNS tahun 2019 melalui kanal media sosial BKN, situs web www.bkn.go.id, dan situs web atau media sosial yang dikelola oleh K/L/D.
Selain itu masyarakat diharapkan untuk tidak mempercayai informasi hoax seputar rekrutmen CPNS yang beredar selain sumber informasi di atas serta tidak mempercayai oknum yang mengklaim dapat membantu dalam proses rekrutmen ini.
Rekrutmen CPNS dilakukan secara transparan dan akuntabel hanya melalui https://sscasn.bkn.go.id.
Terima 300 CPNS
Sebelumnya, amplop yang diterima Pemprov Kalimantan Utara dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB),
telah diketahui berisi rincian kuota seleksi CPNS yang tahun 2019 untuk Pemprov Kalimantan Utara.
Terungkap, terdapat 300 kuota seleksi CPNS tahun ini dari 1.818 formasi yang diusulkan Pemprov Kalimantan Utara.
• Kaltara Dapat Tambahan 7.115 KL Solar, Kuota Awal Tahun Sudah Habis Agustus
• Jalankan Instruksi Gubernur, Syaiful Herman Monitoring Rumah Penerima BSPS di Kaltara
• Pendaftaran CPNS Kaltara Segera Dibuka, Tiga Daerah Terima Formasi dari Kementerian
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengungkapkan besar kecilnya kuota yang diberikan, telah melalui pertimbangan yang matang oleh pemerintah pusat.
"Pemerintah tentunya telah menghitung secara detil kuota yang harus diberikan.
Pemerintah juga mempertimbangkan soal anggaran negara," kata Irianto dalam siaran resminya yang diterima Tribunkaltim.co, Selasa (22/10/2019).
Sebanyak 300 kuota yang diberikan pemerintah kepada Pemprov Kalimantan Utara diprioritaskan untuk formasi tenaga kesehatan dan dokter spesialis.
"Ada juga kebutuhan spesifik untuk lulusan sarjana kehutan dan pertanian," ujarnya.
Sedikitnya kuota, membuat persaingan peserta seleksi CPNS nanti bakal sengit.
Untuk itu, Gubernur Irianto berharap peserta khususnya putra-putri Kalimantan Utara mempersiapkan diri dengan baik menghadapi proses seleksi nanti.
"Mulai sekarang biasakan membuka, mempelajari soal-soal tes seleksi. Harus menguasai semua pelajaran, tidak hanya tertentu.
Pengalaman kemarin-kemarin banyak yang 'jatuh' di soal-soal tertentu. Banyak-banyak berdoa juga," ujarnya.
Sebelumnya, Sekprov Kalimantan Utara Suriansyah mengungkapkan, Pemprov Kalimantan Utara siap melaksanakan amanat pemerintah (pusat) untuk menggelar tes CPNS tahun ini.
Dari segi anggaran sebut Suriansyah, sudah disiapkan oleh instansi Badan Kepegawaian Daerah.
Perihal jadwal persis pelaksanaan tes CPNS tersebut, masih menunggu informasi lebih lanjut dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Suriansyah mengungkapkan, selain Pemprov Kalimantan Utara, Pemkab Tana Tidung dan Pemkab Malinau juga mendapatkan formasi dan kuota CPNS.
"Tetapi itu ranah Pemdanya masing-masing yang menyampaikan. Yang jelas, yang menerima amplop itu kita (Pemprov), Pemkab Tana Tidung, dan Pemkab Malinau," sebutnya.
Untuk melaksanakan tes CPNS, Pemprov Kalimantan Utara telah memiliki laboratorium Computers Assisted Test (CAT) di Jalan Durian, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Sejak tahun 2014, tes CPNS dilaksanakan di laboratorium ini. (*)