Edhy Prabowo Teman Minum Kopi Susi Pudjiastuti,'Kekhawatiran Saya Hilang, Pak Edhy Bukan Orang Lain'

Edhy Prabowo teman minum kopi Susi Pudjiastuti. Susi Pudjiastuti menangis saat Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan bacakan puisi

(KOMPAS.com/ FARID ASSIFA)
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat penenggelaman kapal di Perairan Tanjung Datuk, Kalimantan Barat, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Suasana haru menghiasi serah terima jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Susi Pudjiastuti kepada Edhy Prabowo.

Susi Pudjiastuti terlihat meneteskan air mata saat Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo membacakan puisi dari sebuah karikatur.

Adapun karikatur bergambar laut, ikan, dan wajah Susi itu merupakan kenang-kenangan untuk wanita asal Pangandaran tersebut dari para penjabat eselon I KKP dan warga KKP seluruhnya.

Setelah mendapat karikatur, Susi Pudjiastuti dan Edhy Prabowo menerima jabatan tangan tanda ucapan selamat dan terimakasih dari para penjabat dan karyawan di lingkup Kementerian.

Adapun dalam sambutannya saat serah terima jabatan, Susi Pudjiastuti mengaku senang karena yang menggantikannya adalah sosok yang dia kenal.

Artinya, Edhy Prabowo sudah tahu perjuangan dan persoalan di Kementerian yang sebelumnya dia pimpin.

"Perubahan adalah hal yang biasa. Tapi saya senang yang masuk ke KKP bukan orang asing. Dia (Edhy) adalah orang yang biasa saya ketemu beberapa bulan sekali. Kadang minum kopi bareng," kata Susi Pudjiastuti sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Rabu (23/10/2019).

Dengan begitu, kata Susi Pudjiastuti, kekhawatiran laut tidak sejahtera dan berdaulat hilang.

Susi percaya, laut akan terus berdaulat, berkelanjutan, dan sejahtera.

"Kekhawatiran saya hilang. Pak Edhy bukan orang lain. Dari Sekjen, Dirjen, sampai Eselon III juga kenal semua. KKP ini adalah my passion in the last five years. Cinta saya, kerja keras saya, semua akan dilanjutkan Pak Edhy," katanya.

Mau libur

Setelah tidak menjabat sebagai menteri, Susi Pudjiastuti memilih untuk libur sementara.

"Saya mau libur" kata Susi Pudjiastuti kepada wartawan.

Jawaban Susi pun tetap sama ketika ditanya soal kemungkinan dirinya masuk partai politik setelah tidak lagi menjadi menteri.

"Kamu itu nanyanya macam-macam saja. Saya mau libur. Titik." jawab Susi Pudjiastuti.

Kemudian ia ditanya kembali apakah akan meneruskan kariernya sebelum menjadi Menteri KKP.

"Sebelum jadi KKP saya juga berkarier. Career means you do anything, jadi ibu juga karier, jadi nenek juga karier," kata Susi Pudjiastuti.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memutuskan Edhy Prabowo untuk bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Susi Pudjiastuti.

Padahal, Susi Pudjiastuti mendapat kepuasan kinerja tertinggi dari publik yang menjadikannya kandidat kuat untuk melanjutkan jabatannya. 

Susunan kabinet Jokowi-Maruf Amin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan susunan kabinet untuk periode keduanya, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Didampingi Wakil Presiden Maruf Amin, Jokowi menyebut satu per satu susunan Kabinet Indonesia Maju.

 Inilah nama-nama menteri di Kabinet Kerja Jilid 2 Jokowi:

1. Mahfud MD - Menko Polhukam

2. Airlangga Hartato - Menko Perekonomian

 
3. Muhadjir Effendy - Menko PMK

4. Luhut Binsar - Menko Kemaritiman dan Investasi

Menteri-menteri:

5. Prabowo Subianto - Menteri Pertahanan

6. Pratikno - Menteri Sekretaris Negara

7. Tito Karnavian - Menteri Dalam Negeri

8. Retno LP Marsudi - Menteri Luar Negeri

9. Jenderal (purn) Fachrul Razi - Menteri Agama

10. Yasonna H Laoly - Menteri Hukum dan HAM

11. Sri Mulyani - Menteri Keuangan

12. Nadiem Makarim - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

13. dr. Terawan - Menteri Kesehatan

14. Juliari P Batubara - Menteri Sosial

15. Ida Fauziah - Menteri Tenaga Kerja

16. Agus Gumiwang K - Menteri Perindustrian

17. Agus Suparwanto - Menteri Perdagangan

18. Arifin Tasrif - Menteri ESDM

19. Basuki Hadimuljono - Menteri PUPR

20. Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan

21. Jhonny G Plate - Menteri Komunikasi dan Informatika

22. Syahrul Yasin Limpo - Menteri Pertanian

23. Siti Nurbaya Bakar - Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup

24. Edhy Prabowo - Menteri Kelautan dan Perikanan

25. Abdul Halim Iskandar - Menteri Desa

26. Sofyan Djalil - Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik

27. Suharso Monoarfa - Kepala Bapenas

28. Tjahjo Kumolo - Menteri PAN-RB

29. Erick Thohir - Menteri BUMN

30. Teten Masduki - Menteri Koperasi dan UMKM

31. Wishnutama - Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif

32. Gusti Ayu Bintang Darmavati - Menteri PPA

32. Bambang Brojonegoro - Menteri Riset

33. Zainudin Amali - Menteri Pemuda dan Olahraga

34. Moeldoko- Kepala Staf Kepresidenan Indonesia

36. Pramono Anung - Sekretaris Kabinet

37. Bahlil Dahalia - Kepala BKPM

38. St Burhanuddin - Jaksa Agung

Serah Terima Jabatan Menhan

Serah terima jabatan Menteri Pertahanan dari Ryamizard Ryacudu kepada Prabowo Subianto akan berlangsung hari ini, Kamis (24/10/2019).

Ryamizard Ryacudu mengatakan bila dirinya akan menyerahkan jabatan Menteri Pertahanan kepada temannya.

“Besok (hari ini) saya akan serahkan tanggung jawab ini kepada teman saya, saya yakin Prabowo akan bawa Kemenhan semakin baik,” ungkap Ryamizard Ryacudu dalam pidato perpisahan dengan pejabat di lingkungan Kemhan, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada bagian hubungan masyarakat (humas) Kemhan, sertijab akan digelar Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Sertijab dari Ryamizard Ryacudu kepada Prabowo Subianto juga akan digelar melalui sebuah upacara di halaman Kantor Kemhan.

“Besok jam 09.00 sertijabnya di lapangan upacara,” ungkap seorang staf humas Kemhan.

Ekspresi Prabowo Subianto

Dua kali berlawan di Pilpres, ekspresi tak terduga Prabowo Subianto saat dilantik jadi Menhan Jokowi.

Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto akhirnya dilantik sebagai Menteri Pertahanan atau Menhan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Seperti Menteri lainnya, Prabowo Subianto juga menjalani prosesi perkenalan dan pelantikan oleh Jokowi.

 Sosok Kapolri Pengganti Tito Karnavian Ganas, dari Densus 88, Poso, Pernah Bekuk Teroris Dr Azahari

 Viral di Twitter, Iwan Fals Cari Susi Pudjiastuti di Kabinet Indonesia Maju, Sebut Tito Karnavian

Sosok Taruna Ini Bersemangat Gantikan Idham Aziz, Calon Kapolri Baru Pengganti Tito Karnavian

 AHY dan Ahok, Alasan Ruhut Sitompul Hengkang dari Demokrat ke PDIP, Partai Megawati, Ini Ulasannya

Diketahui, Prabowo Subianto menjadi lawan Jokowi di dua edisi Pilpres sebelumnya.

Meski demikian, Jokowi tetap mengangkat rivalnya itu sebagai Menteri.

Kini, Prabowo Subianto, telah resmi menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju.

Prabowo Subianto dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019), sekitar pukul 10.30 WIB.

Dalam pelantikan tersebut, Prabowo ditemani oleh sang anak, Didit Prabowo.

Sebelum dilantik, sekitar pukul 08.30 WIB, para menteri diperkenalkan dahulu oleh Jokowi sesuai dengan posisinya masing-masing.

Dengan duduk lesehan di tangga depan Istana Kepresidenan, Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, 34 menteri, dan 4 pejabat setingkat menteri kompak mengenakan batik.

Prabowo Subianto tampak mengenakan atasan batik kombinasi warna hijau lumut dan putih, serta celana panjang hitam.

Ketum Gerindra tersebut duduk di barisan sayap kanan Presiden.

Dia duduk di samping kanan Wishnutama, tepatnya di ujung kanan pada barisan teratas.

Saat namanya dipanggil Jokowi sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto berdiri.

Dia memberi hormat kepada Jokowi.

Lantas, dia mengacungkan salam kepada para media.

Prabowo Subianto juga melambaikan tangan sembari tersenyum.

Ia pun kembali duduk.

Sementara itu, ekspresi Prabowo Subianto berbeda saat sumpah jabatan dalam pelantikan.

Kala itu, para menteri yang dilantik diminta Jokowi untuk mengulangi perkataan sumpah jabatan.

Lantas, dalam pengucapan sumpah jabatan, Prabowo Subianto berdiri tegap.

Dia tampak serius dalam menyimak perkataan sumpah jabatan oleh Jokowi.

Dengan pandangan lurus ke depan, Prabowo Subianto tampak mantap dan tegas mengulangi sumpah jabatan sebagai menteri.

Setelah pelantikan selesai, seluruh hadirin yang ada dalam ruangan saling bersalaman mengucapkan selamat.

Tak terkecuali Jokowi kepada Prabowo Subianto.

Ketika giliran bersalaman dengan Prabowo Subianto tiba, Presiden Jokowi berhenti.

Prabowo Subianto menyambut jabat tangan Jokowi dengan mantap.

Dia sudah tidak lagi diliputi ketegangan.

Prabowo Subianto tampak lebih rileks.

Sebuah senyum kembali tersungging di wajahnya.

Pada momen itu, Jokowi sempat bercakap-cakap sejenak dengan Ketum Gerindra tersebut.

Dengan dihiasi senyuman pada wajah keduanya, mereka pun akhirnya berfoto.

Jabat tangan antara Prabowo Subianto dan Jokowi tercipta kembali dalam momen tersebut.

Selepas berfoto, Jokowi bersalaman dengan Didit Prabowo yang berada di samping ayahnya.

Didit pun membalas jabat tangan Presiden dengan kepala menunduk ke tangan Jokowi.

Prabowo Subianto Seusai Pelantikan

Seusai pelantikan, Prabowo Subianto memberikan beberapa keterangan kepada para wartawan.

Salah satunya adalah mengenai serah terima jabatan atau sertijab.

"Baru saja kita semua selesaikan semua rangkaian pelantikan.

Saya harus lihat nanti kantor kementerian dulu.

Tanya pejabat di sana.

Mungkin ada proses serah terima," lanjutnya.

Ketika ditanyai mengenai kebijakan di bidang Pertahanan, Prabowo Subianto tak banyak berkomentar.

Namun, ia menegaskan akan mempelajari situasi terakhir di Kementerian.

"Saya akan belajar dulu situasi terakhir, baru kita akan mulai kerja," ujar Prabowo.

Setelah itu, Prabowo Subianto menutup jawabannya kepada para wartawan.

Dia berlalu, diiringi oleh para ajudan. 

Siap Bantu Presiden

Prabowo Subianto Siap Bantu Jokowi

Hal ini terlihat dari kedatangan Ketua Umum Dewan Pembina dan Wakil Ketum Gerindra yakni Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo ke Istana Kepresidenan.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui, mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo untuk mengurus bidang pertahanan dalam kabinet Kerja Jilid II periode 2019-2024.

Tidak hanya dirinya, Prabowo Subianto mengakui Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo juga mendapatkan tugas sebagai pembantu Presiden.

Namun, Prabowo Subianto belum mau membocorkan kepada media soal kursi yang diberikan kepada Edhy Prabowo.

"Belum, kalau Pak Edhy Prabowo nanti biarkan Presiden ya yang umumkan," ujar Prabowo Subianto usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10/2019).

Saat ditanya lebih lanjut kapan tepatnya Presiden akan mengumumkan posisi yang akan diberikan kepada Edhy Prabowo, Prabowo Subianto menjawab, kemungkinan akan diumumkan Rabu (23/10/2019).

"Nanti pokoknya akan diumumkan.

Kemungkinan Rabu ya," lanjut dia.

Pernyataannya ini sekaligus mengonfirmasi bahwa Partai Gerindra mendapatkan jatah dua kursi Menteri pada kabinet Kerja Jilid 2.

"Yang dipanggil kan dua, jadi kira-kira berapa?" ujar Prabowo.

Prabowo Subianto sekaligus memastikan ia dan Edhy Prabowo siap membantu kabinet Jokowi - Maruf Amin.

"Saya sudah sampaikan keputusan kami dari Partai Gerindra apabila diminta kami siap membantu, hari ini siap diminta dan kami siap membantu," sambung dia. (*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved