Berita Nasional Terkini
Demonstran di DPR Cari Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, dan Tagih Janji Puan Buka Pintu untuk Rakyat
Demonstran di DPR cari Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya, dan massa tagih janji Puan Maharani buka pintu untuk rakyat.
TRIBUNKALTIM.CO - Demonstran di gedung DPR/MPR RI menyerukan tiga nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang beberapa hari terakhir menjadi sorotan masyarakat dalam aksi demo hari ini, Jumat (29/8/2025).
Ketiga anggota DPR tersebut adalah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya.
Ahmad Sahroni adalah anggota Komisi I dari Partai Nasdem. Ia baru saja dimutasi, setelah sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Sedangkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari Partai PAN. Keduanya berangkat dari dunia entertainment.
Eko Patrio dikenal sebagai komedian, sedangkan Uya Kuya sebagai pesulap.
Di DPR, Eko menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.
Sedangkan Uya Kuya anggota Komisi X.
Baca juga: Demo Terkini: Massa vs Polisi di Mako Brimob, Petasan Dibalas Gas Air Mata, BEM Kepung Polda Metro
Massa demo itu lantas meneriakkan nama sejumlah anggota DPR melalui pengeras suara, mulai dari Ahmad Sahroni, Uya Kuya, hingga Eko Patrio.
Massa demo di depan Gedung DPR mencari-cari keberadaan anggota DPR yang berjoget pada saat Sidang Tahunan MPR 2025 kemarin.
"Woi pejabat-pejabat yang joget. Mana lu Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni?" seru para demonstran, Jumat (29/8/2025).
Nama Eko Patrio dan Uya Kuya dicari karena terkait video viral mereka saat joget-joget di gedung parlemen saat sidang Tahunan DPR/MPR RI, 15 Agustus 2025.
Sejumlah anggota DPR dari kalangan artis terlihat jelas begitu menikmati ketika berjoget tersebut, seperti di antaranya Eko Patrio, Uya Kuya, dan lain-lain.
Video anggota DPR RI berjoget tersebut memicu kritikan keras dari warganet yang menilai perilaku itu tidak pantas, terutama di saat rakyat sedang menghadapi berbagai kesulitan.
Warganet mempertanyakan empati para wakil rakyat.
Baca juga: Aksi Demo Memanas di Mana-mana, Pengamat Ingatkan DPR Tidak Sepelekan Tuntutan Rakyat
Sedangkan Ahmad Sahroni menuai kritikan setelah pernyataannya soal "tolol".
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.