Persiba Balikpapan Hanya Pertahankan 30 Persen Pemain, Begini Peluang Imam Mahmudi Kembali Masuk Tim
Persiba Balikpapan Hanya Pertahankan 30 Persen Pemain, Begini Peluang Imam Mahmudi Kembali Masuk Tim
Kendati demikian Imam Mahmudi tak jumawa.
Menurutnya yang terpenting bermain semaksimal mungkin dan kerja keras di setiap pertandingan.
"Yang berhak menilai publik. Kita tinggal menjalankan saja apa yang diinstruksikan pelatih," kata pemain berusia 24 itu.
• Persiba Balikpapan Gagal Tembus Babak 8 Besar Liga 2, Gede Widiade: Saya Kecewa
• Meski tak Lolos 8 Besar, Balistik Penuhi Janji Kawal Persiba Balikpapan Sampai Pertandingan Terakhir
• Nanak Pemain Persiba Balikpapan Ini Aksi Ritual Begini, Sebelum Turun Laga Hadapi Mitra Kukar
Dibentuk Februari 2020, Hanya Sedikit Pemain yang Dipertahankan
Diberitakan sebelumnya, Persiba Balikpapan untuk ketiga kalinya berkompetisi di Liga 2.
Gagalnya pencapaian musim ini membuat skuad Persiba bakal dirombak habis untuk musim depan.
Ketua Umum Persiba, Gede Widiade pun sudah merancang rencana pembentukan tim musim depan.
Februari 2020 tim Persiba akan dibentuk dengan komposisi pemain yang mungkin didominasi wajah baru.
"Kita akan rombak total tim ini ya. Tidak banyak yang dipertahankan, hanya yang bagus saja.
Presentasi yang dipertahankan sangat kecil," ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (22/10/2019)
"Februari kita akan membentuk tim.
Kita akan gelar TC di Jakarta atau Bali. Harus segera," tambah Gede Widiade.
Gede Widiade pun akan gerak cepat untuk merekrut pemain.
Sejumlah nama pemain sudah diincarnya untuk direkrut ke Persiba.
Kompetisi berakhir, dia akan menjalin komunikasi dengan pemain yang serius dan punya fighting spirit bersama Persiba.
"Kalau ada pemain dari Liga 1 kenapa tidak. Mulai sekarang harus cari, habis delapan besar Liga 2 kita cari pemain," ujar pria berdarah Bali itu.
Tidak hanya pemain yang bakal dievaluasi.
Pelatih hingga pengurus pun tak lepas dari evaluasi Gede Widiade.
Jika ingin kembali ke Liga 1 mesti harus dihuni orang yang sangat profesional.
"Semua evaluasi, termasuk pengurus. Kalau mau jadi tim Liga 1 semua harus profesional dan serius," kata Gede Widiade.
(Tribunkaltim.co/ Arif Fadillah)