Gaya Hidup
Belum Sempat Datang ke Big Bad Wolf di Dome Balikpapan? Ikuti Tips Asyik Berbelanja Buku di Sini
Big Bad Wolf sudah memasuki hari kedua penyelenggaraan di kota Balikpapan. Untuk yang baru pertama kali datang, berikut tips berburu buku.
Sama seperti ke-5 kota sebelumnya, BBW Balikpapan memberikan fasilitas Preview Pass yang bertepatan dengan Opening Ceremony-nya.
Preview Pass merupakan akses masuk BBW sehari lebih awal, hal ini merupakan wujud komitmen pihak BBW kepada pengunjung yang ingin merasakan ambience BBW.
Satu pengunjung bernama Widya Kusuma mengaku rela berdesak-desakan di antara pemegang Preview Pass karena enggan ketinggalan suasana bazar buku terbesar yang untuk pertama kalinya hadir di Balikpapan tersebut.
“Ini memang udah direncanain pengen ke sini (BBW) pas Preview-nya, tahu info dari Instagram. Sebelumnya, dari yang di Surabaya itu udah kebaca kalau bakal ke Balikpapan, jadi aku udah cari Preview Pass,” ujar Widya, mama muda cantik ini.
Ia juga menjelaskan, yang membuatnya tertarik datang ke BBW adalah koleksi buku anak dan banyak buku impor yang diskon karena biasanya sangat jarang ditemui diskon sebesar itu.
Widya enggan mengikuti jasa penitipan (jastip) karena kocek yang harus dirogoh terbilang sama saja bila membeli tanpa diskon.
“Sebenarnya, kemarin udah punya banyak (koleksi buku anak), jadi tinggal (beli) yang kurang-kurang aja,” lanjut Widya.
Widya menuturkan, dari pada harus memberi gawai kepada anaknya, ia lebih memilih mengenalkan buku sedari dini. Buku membuat tumbuh kembang anaknya menjadi lebih aktif.
“Daripada pasif sama HP, aku kasih buku biasanya pas mau tidur atau di mobil, ya banyak sih. Kalau ada kegiatan apa yang ninggalin bayi, taruh buku aja anak udah diam. (Anak saya) nggak suka nonton soalnya,” ujar Widya lagi.
Datang bersama suami dan anak, Widya sudah memiliki beberapa Buku Ajaib yang menjadi andalan di BBW. Ia juga berencana akan datang kembali di hari terakhir perhelatan BBW pada 10 November mendatang.
Namun, meski begitu, ia memiliki sejumlah masukan kepada panitia BBW, khususnya dalam hal antrean dan jumlah stok buku.
“Ini crowd-nya nggak kuat, hehe. Karena bawa anak. Ini tiba-tiba banyak banget antreannya. Antrean kasirnya harusnya udah mulai dikasih tau dari mana, jadi nggak mengelilingi stan-stan buku juga. Orang yang lagi nyari-nyari buku juga nggak terganggu dan terpotong orang yang ngantre, jadi nggak bisa lewat,” ungkap Widya.
Widya menambahkan, “Koleksi buku harusnya lebih lengkap lagi, sih. Soalnya cepat habis. Tadi udah nyari buku, terus mau diambil malah nggak ada lagi. Stoknya harus diisi lagi,” kata dia.
Widya berharap, Big Bad Wolf dapat hadir di Balikpapan setiap tahun. Apalagi, sebentar lagi Balikpapan akan menjadi daerah penyangga calon Ibu Kota. (*)
Pengunjung Big Bad Wolf di Balikpapan Boleh Sumbang Buku, Begini Caranya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pameran-buku-big-bad-wolf_20170422_120635.jpg)