Tidak Dapat Kuota CPNS 2019, Jangan Khawatir, Penerimaan CPNS 2020 Siap Dibuka, Ini Tips untuk Anda

Tidak Dapat Kuota CPNS 2019, Jangan Khawatir, Penerimaan CPNS 2020 Siap Dibuka, Ini Tips untuk Anda,

Penulis: Heriani AM | Editor: Mathias Masan Ola
(Ist)
Ketua DPRD Jhon Kenedi (kanan) melakukan pertemuan dengan pihak Kemenpan RB di Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM -Tidak Dapat Kuota CPNS 2019, Jangan Khawatir, Penerimaan CPNS 2020 Siap Dibuka, Ini Tips untuk Anda.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Penajam Paser Utara mengupayakan agar daerahnya mendapat formasi CPNS 2019.

Pasca pengumuman Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), tentang

pengadaan pelaksanaan CPNS dan mendapati Penajam Paser Utara tidak mendapat formasi, DPRD

setempat juga mendatangi Kemenpan RB.

"Kuota formasi CPNS itu, kemarin dapat informasi ada penambahan di bulan November ini,

saya kejar ke Jakarta. Nyatanya tidak ada (kuota formasi tambahan)," kata Ketua DPRD Penajam Paser

Utara, Jhon Kenedi pada Senin (4/11/2019).

Formasi CPNS 2019 yang diumumkan pada Senin (28/10/2019) lalu tersebut, sudah final.

Pendaftaran dibuka tanggal 11 November 2019.

Artinya, Penajam Paser Utara tidak mendapat formasi kuota CPNS tahun ini.

Merespon hal tersebut, DPRD setempat akan berkomunikasi lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah

terkait permasalahan keterlambatan pengajuan formasi, sehingga absen dalam penerimaan CPNS 2019.

Namun jangan berkecil hati, pengajuan formasi CPNS tahun 2020 juga dibuka bulan ini.

"Untuk 2019 sudah close, karena usulan dari pemerintah daerah belum masuk pada saat jadwal penutupan ditentukan.

Terjadi mis antara pemerintah daerah dan pihak Kemenpan RB," tambah politisi partai Demokrat ini.

Jhon menampik dengan tegas absennya Kabupaten Penajam Paser Utara dalam partisipasi CPNS 2019

karena ditunjuknya Benua Taka sebagai bagian dari ibu kota negara (IKN).

"Tidak ada hubungannya ( dengan IKN ). Kemenpan RB mengatakan, pemberian formasi CPNS sesuai

usulan pemerintah daerah," tandasnya. (*)

Yakin Dapat Kuota CPNS 2020

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini tak

mendapatkan kuota untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 telah diumumkan Menteri Pendayagunaan Aparatur

Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Senin (28/10/2019).

Pengumuman disampaikan melalui surat bernomor B/1069/M.SM.01.00/2019 tentang Informasi

Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah.

Dalam surat tersebut, pun dilampirkan instansi pemerintah baik pusat dan daerah yang mengadakan

pelaksanaan pengadaan CPNS 2019.

Namun sayang, saat pengumuman yang ditunggu-tunggu keluar, nama

Kabupaten Penajam Paser Utara tidak ada dalam kolom kuota penerimaan CPNS 2019.

"Terkait formasi CPNS 2019, kelihatannya ada mis antara kita dengan organik di Kemenpan RB. Kemarin

agak terlambat mengajukan permohonan formasi," kata Sekretaris  Daerah Tohar, Senin (4/11/2019).

Tak berhenti di situ, tanggal 13 Agustus 2019, Kemenpan RB kembali mengadakan rapat koordinasi di

Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Dalam rapat diumumkan, bagi daerah yang terlambat mengajukan formasi bisa menyusul.

"Yang penting ada pernyataan dari pimpinan daerah yaitu berkaitan dengan seleksi dan biaya latsar.

Sudah kita lengkapi semua. Tetapi aplikasi ketika kami mau entri tidak bisa terbuka. Ini yang menjadi mis

kita dengan kementerian," terangnya.

Setelah pengumuman pelaksanaan penerimaan CPNS 2019 dan mendapati

Kabupaten Penajam Paser Utara tidak mendapat kuota,

pihak pemerintah daerah langsung mengaudiensi hal tersebut ke pihak Kemenpan RB di Jakarta.

Pihak Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara  mengajukan surat permohonan sebagai upaya

mendapat formasi CPNS 2019.

"Kemarin disampaikan Deputi SDM Kemenpan RB menyatakan, sudah tidak bisa mendapat

formasi CPNS 2019, karena sudah menjadi bagian dasar kebijakan di Kementerian Keuangan," tambahnya.

Namun Kemenpan RB merekomendasikan untuk pengoptimalan formasi CPNS 2020 yang akan datang.

Pelaksanaan CPNS 2019 dan CPNS 2020 tidak terlalu berjarak. Karena proses pelaksanaan

seleksi CPNS 2019 akan dilakukan tahun 2020.

"Kita akan memanfaatkan itu dan kedepan lebih kompetibel dengan kondisi pemerintah daerah.

Saya akan minta Asisten III dan BKPP, kalau memang kemarin belum terakomodir di kuota CPNS 2019 dan ada tambahan,

kita harapkan dan upayakan bisa di rapel di 2020. Yang jelas kita sesuaikan dengan berapa banyak

kebutuhan SDM kita," pungkasnya.

Kabupaten Paser Buka Lowongan CPNS

Ada lowongan kerja CPNS 2019 Ada 141 Formasi Dibuka di Pemkab Paser, Kalimantan Timur Berikut Posisi yang Dibutuhkan.

Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) lingkungan Pemkab Paser Provinsi Kalimantan Timur jabatan fungsional

menurut Asisten Umum Setda Paser H Arief Rahman, lebih prospektif dari jabatan lain.

Jika dulu jabatan fungsional tidak jadi rebutan, kedepan orang akan berlomba-lomba mengisi jabatan

fungsional.

Fungsional ini setelah pidato presiden kemarin memiliki masa depan yang cerah.

Semula fungsional ini kurang diperhatikan.

Nanti sebaliknya karena akan banyak orang yang berlomba-lomba masuk fungsional

"Karena jabatan struktural akan diminimalis” kata Arief Rahman, Minggu (3/11/2019).

Momentum kebangkitan jabatan fungsional ini sudah tergambar dari acara pelantikan dan pengambilan

sumpah janji 67 PNS Jabatan Fungsional yang dipimpin Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi di Pendopo

Kabupaten Paser, Jumat (1/11/2019).

“Itu (acara pelantikan) awal sejarah baru untuk jabatan fungsional, selanjutnya akan ada lagi pelantikan

dan pengambilan sumpah janji dalam jumlah yang lebih banyak, tentunya aturan terkait hal ini sudah

ditetapkan oleh pemerintah pusat,” ucapnya.

Bagaimana dari sisi penghasilan? Dari skema gaji berdasarkan kepangkatan tidak berbeda. Hanya saja, jika

PNS jabatan fungsional berkerja dengan maksimal, maka penghasilannya akan lebih baik.

Fungsional dikedepankan karena yang mengisi adalah tenaga-tenaga profesional di bidangnya.

Seperti tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, auditor, penyuluh pertanian, dan tenaga teknis lainnya.

Kehadiran tenaga profesional akan membantu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

Apalagi formasi untuk penerimaan CPNS 2019 tahun ini, lanjut Arief Rahman, semua untuk jabatan fungsional.

“Tahun ini kita buka 141 lowongan CPNS 2019, terdiri dari 114 tenaga guru, 15 tenaga kesehatan dan 12

tenaga teknis. Itu jabatan fungsional semua,” ucapnya.

Terkait jabatan struktural, Pemkab Paser juga mengusulkannya, tapi karena

formasi CPNS 2019 merupakan kewenangan pusat.

Sehingga untuk formasi jabatan struktural tahun ini belum ada.

Begitu pula untuk formasi P3K, tapi juga tidak diberikan tahun ini.

“Kita sudah usulkan tapi belum ada, tahun depan kita usulkan lagi semoga tahun 2020 diberikan untuk

mengakomodir Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada,” tambahnya.

Kondisi lowongan kerja CPNS 2019 2019 di Balikpapan Kalimantan Timur

Penerimaan CPNS 2019 2019 Balikpapan , ada 250 kuota, lihat formasi apa saja yang dicari, kebanyakan guru.

Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 2019 Balikpapan secara serentak

mulai dibuka pada tanggal 11 November 2019 ini.

Pemerintah pusat telah membagi jumlah kuota dan formasi setiap daerah berbeda-beda.

Khusus penerimaan CPNS 2019 di wilayah kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pemerintah kota Balikpapan tahun ini kebagian 250 formasi dan 60 persen formasi tersebut berasal dari tenaga pengajar atau guru.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan ada dua formasi yang diprioritaskan tahun ini di Balikpapan. Diantaranya adalah formasi guru dan formasi kesehatan.

"Ya, sudah diumkman kemarin oleh pemerintah pusat, di Balikpapan kita dapat kuota 250 formasi.

Namun kita prioritaskan formasi guru dan tenaga kesehatan dulu karena kita selama ini kekurangan guru PNS dan tenaga kesehatan yang berstatus PNS," kata Rizal Effendi (3/10)

Menurut Rizal Effendi, dari kuota 250 formasi CPNS 2019 tahun ini, 126 diantaranya akan di fokuskan untuk guru dan selebihnya untuk formasi kesehatan dan formasi lainnya.

"Selama ini kita menyiasati kekurangan guru ya kita maksimalkan tenaga honor.

Jadi tahun ini 126 formasi khusus guru," jelasnya.

Namun demikian, walikota dua periode itu juga mengakui bahwa dilingkungan Pemkot Balikpapan saat ini masih banyak kebutuhan PNS yang ingin dipenuhi.

Selain tenaga guru dan kesehatan, kota Balikpapan juga membutuhkan beberapa tenaga fungsional yang punya keahlian khusus.

Seperti bagian formasi hukum dan formasi teknis, serta formasi bidang pemerintahan. 

Berikut daftar resmi yang diperoleh dari BKN mengenai jumlah formasi yang dialokasikan di kementerian:

1. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: 60 formasi

2. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian: 67 formasi

3. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: 77 formasi

4. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman: 72 formasi

5. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: 98 formasi

6. Kementerian Badan Usaha Milik Negara: 25 formasi

7. Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak: 25 formasi

8. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: 140 formasi

9. Kementerian Pemuda dan Olahraga: 11 formasi

10. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi: 230 formasi

11. Kementerian Dalam Negeri: 370 formasi

12. Kementerian Luar Negeri: 138 formasi

13. Kementerian Pertahanan: 552 formasi

14. Kementerian Hukum dan HAM: 4.598 formasi

15. Kementerian Keuangan: 202 formasi

16. Kementerian Pertanian: 520 formasi

17. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral: 187 formasi

18. Kementerian Perhubungan: 1.244 formasi

19. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (ditambah formasi Dikti): 2.196 formasi

20. Kementerian Kesehatan: 2.205 formasi

21. Kementerian Agama: 5.815 formasi

22. Kementerian Tenaga Kerja: 416 formasi

23. Kementerian Sosial: 117 formasi 24. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan: 705 formasi

25. Kementerian Kelautan dan Perikanan: 399 formasi

26. Kementerian Komunikasi dan Informatika: 581 formasi

27. Kementerian Perdagangan: 222 formasi

28. Kementerian Perindustrian: 359 formasi

29. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: 1.180 formasi

30. Kementerian Pariwisata: 202 formasi

31. Kementerian Riset dan Teknologi: 11 formasi

32. Kementerian Sekretariat Negara/Sekretariat Kabinet: 90 formasi

33. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ BAPPENAS: 209 formasi

34. Kementerian Agraria dan Tata Ruang: 727 formasi

TIPS

Jelang dibukanya seleksi CPNS 2019 2019 dan P3K/2019, BKN berbagi tips agar bisa lulus dalam seleksi nantinya.

Tips ini disampaikan oleh Anty, salah seorang peserta CPNS 2019 2019 yang lulus di BKN.

Kisah sukses ini dibagikan di kanal YouTube BKN #ASNKiniBeda yang dipublikasikan tanggal 6 Sep 2019 lalu.

Anty mengatakan, alasannya memilih menjadi PNS adalah ingin mengabdi untuk negara, dan agar ilmu

yang digunakan tidak hanya berguna untuk diri sendiri, keluarga, orang lain tapi juga untuk negara

Republik Indonesia.

Soal anggapan bahwa lulus CPNS 2019 juga bisa karena faktor hoki/keberuntungan, Anty mengaku tak

sependapat.

Seperti yang sudah dialaminya, bisa lulus CPNS 2019 bukanlah perkara mudah.

Agar bisa lulus, Anty mengaku sudah kerja keras, terus belajar dan harus pandai mengatur waktu.

Apalagi, kondisinya saat mengikuti tes CPNS 2019 2019 sudah berkeluarga dan sudah punya anak.

"Jadi saya belajar itu di sela-sela mengantar anak, di sela-sela menunggu anak les seperti itu," ujarnya.

Mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes CPNS 2019 juga menurutnya cukup penting.

Dengan persiapan yang baik, peserta akan lebih terlatih untuk mengerjakan soal dengan cepat dan tepat.

Seperti diketahui, kata Anty, ada 100 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 90 menit.

Dengan demikian, maka sangat penting untuk mengetahui tipe-tipe soal dan bagaimana cara mengerjakannya dengan tepat, agar waktu yang tersedia bisa maksimal.

Anty juga berbagi pengalaman mengerjakan soal saat mengikuti tes CPNS 2019 2018 lalu.

Yang pertama, kata Anty, bersikap tenang dan fokus untuk mengerjakan soal.

Pertama, kerjakan soal yang lebih mudah.

Soal yang lebih mudah ini juga harus diselesaikan secepat mungkin, agar waktu untuk mengerjakan soal

yang lebih sulit, contohnya soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) juga bisa lebih banyak.

Khusus untuk soal yang memang sangat sulit diberi tanda pada kertas buram dan akan kembali dikerjakan

di waktu-waktu akhir.

"Saya selalu memastikan bahwa soal itu terjawab dengan tepat," ujarnya.

Pesan untuk yang akan mengikuti tes CPNS 2019

* Pertama, pelamar harus memiliki niat yang sungguh-sungguh dan kuat untuk menjadi seorang PNS.

* Kedua, harus selalu update informasi terbaru di situs resmi BKN atau media sosial BKN.

* Ketiga, hati-hati dalam memilih formasi dan instansi yang diinginkan (pastikan formasi sesuai dengan

background pendidikan)

* Keempat, belajar dan pandai mengatur waktu.

* Kelima, berdoa dan meminta restu kepada orangtua

* Keenam, berserah diri dan ikhlas terhadap hasil yang didapat

BACA JUGA; 

Tahun Depan Penajam Paser Utara Dapat Ribuan Hektare Bantuan Benih Tanaman Pangan

Crosser 11 Tahun asal Penajam Paser Utara Ingin jadi Crosser Nasional, Latihan di Tanah Kosong

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved