Darurat Narkoba

Tumbuhan Kratom Berisi Zat Mitragynine Efeknya 13 Kali Lebih Kuat Morfin, Ini Langkah BNN Balikpapan

Ada tumbuhan Kratom Berisi Zat Mitragynine Efeknya 13 Kali Lebih Kuat Morfin, Ini Langkah BNN Balikpapan Kalimantan Timur

Tumbuhan Kratom Berisi Zat Mitragynine Efeknya 13 Kali Lebih Kuat Morfin, Ini Langkah BNN Balikpapan
TribunKaltim.Co/Zainul
Kepala BNN Balikpapan, Kalimantan Timur, Kompol Muhammad Daud 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Balikpapan Kalimantan Timur mengakui tumbuhan Kratom merupakan salah jenis tumbuhan yang berbahaya terhadap kesehatan.

Pasalnya tumbuhan atau tanaman yang disebut sebut itu sebagai tumbuhan khas Kalimantan Timur.

Kini sudah dikategorikan sebagai narkoba jenis baru.

Kepala BNN Balikpapan, Kalimantan Timur, Kompol Muhammad Daud mengatakan pihaknya telah melakukan uji sampel terhadap tumbuhan Kratom tersebut.

Muhammad Daud mengatakan dari hasil pemeriksaan laboratorium tanama, Kratom yang bernama latin Mitragyna Speciosa itu ternyata mengandung senyawa berbahaya bagi kesehatan, yakni Mitragynine.

Namun demikian saat ini pihaknya belum melakukan penindakan lantaran belum adanya hukum yang mengikat.

Untuk sementara saat ini BNN hanya mendukung langkah pemusnahan terhadap tumbuhan Kratom tersebut.

" Iya dari hasil pemeriksaan laboratorium, ternyata tumbuhan Kratom itu mengandung senyawa berbahaya. Itu mengandung Mitragynine yang kekuatannya disinyalir lebih besar dari Morfin yang bisa menyebabkan kematian," katanya saat diwawancarai Tribunkaltim.co, Selasa (5/11).

Lebih lanjut ia menjelaskan saat ini pihaknya mendukung tanaman Kratom untuk dimasukan dalam narkoba golongan I.

Saat ini tanaman tersebut sudah dalam pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan. Hal ini untuk melarang tanaman tersebur dijadikan suplemen maupun obat-obatan tradisional.

"Penggunaan kratom dalam dosis rendah bisa berefek stimulan, dan dosis tinggi dapat menjadi penenang.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved