Panjat Tebing Kaltim Target Lima Emas di Pra PON di Pinrang, NTB Lawan Terberat
Panjat Tebing Kaltim Target Lima Emas di Pra PON di Pinrang, NTB Lawan Terberat
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN-panjat tebing Kaltim target lima emas di Pra PON di Pinrang, NTB lawan terberat
Tim panjat tebing Kaltim akan bertolak ke Pinrang, Sulawesi Selatan untuk mengikuti Pra PON yang digelar 14-20 November 2019.
Sebanyak 20 atlet akan diturunkan mengikuti 12 nomor yang dipertandingkan di Pra PON.
Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim, Ahmad Juanda optimis bisa meraih lima emas yang menjadi target.
Lima emas bisa saja diraih dengan mudah mengingat sistem yang digunakan yakni zona tiga.
Para atlet sebelumnya menjalani Training Camp (TC) untuk Pra PON selama empat bulan.
• Sejarah Hari Pahlawan 74 Tahun Silam, Pecahnya Pertempuran di Surabaya 10 November Menantang Inggris
• IPK S1 3,0 dan TOEFL 450, BKN Resmi Umumkan Formasi dan Persyaratan CPNS 2019 pdf, Buka 3 Hari Lagi
• Live Streaming TV Online Arema FC vs Madura United, Duel Panas Derby Jatim, tayang di Vidio.com
• Besok Maulid Nabi Muhammad SAW Sabtu 9 November 2019, Berikut 5 Sholawat yang Baik Dibaca
Di samping itu, Ahmad Juanda menjelaskan bahwa nomor beregu menjadi incaran utama untuk mendulang lima emas tersebut.
"Target kami di zona tiga lima medali emas. Nomor tanding beregu, karena kami memang berusaha dapatkan di beregu putra dan putri," katanya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (8/11/2019).
Kaltim akan bersaing dengan NTB, Sulawesi Selatan, Papua, dan Kalimantan Utara.
Ditambahkan Juanda, sejauh ini NTB cukup kuat secara individu. Namun dia optimis mengingat kekuatan atlet yang dibawa merata.
"Paling berat NTB secara individu kemampuan mereka bagus. Tapi kita di tim merata. Strategi jadi fokuskan di beregu," tambah Juanda.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kaltim, Zuhdi Yahya mengakui panjat tebing selalu mempunyai tradisi emas di PON. Prestasi terbaik yakni pada PON 2004 Palembang dengan enam emas.
"Panjat tebing ini cukup diperhitungkan. Juara umum waktu PON 2004 di Palembang dengan 6 emas. Semoga bisa mempertahankan tradisi meraih emas," kata Zuhdi Yahya saat melepas 20 atlet panjat tebing Kaltim menuju Pra PON di Pinrang, Sulawesi Selatan.
Pegulat Kaltim Hanya Raih 5 Emes di Pra PON
Sementara itu, Cabor gulat Kaltim finish sebagai Runner Up pada gelaran Pra PON, 1-5 November di Jakarta.
Kaltim meraih 5 emas, 3 Perak dan 6 perunggu.
Dari 18 kelas yang diikuti Kaltim meloloskan 16 kelas.
Sekretaris Umum Pengprov PGSI atau Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Kaltim, Sumarlani mengakui kecolongan di beberapa kelas.
"Kita perlu evaluasi, kelas 97 kg kita kalah tipis dengan Jawa Timur. Kita kalah satu emas saja dengan Jawa Timur.
Kecolongan juga karena memang kurang beruntung," katanya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (6/11/2019).
Pada Pra PON tersebut Sumarlani mengakui ada sedikit perubahan peta kekuatan.
Terutama Jawa Timur yang mulai memberikan perlawanan.
Kontingen Jawa Timur keluar sebagai juara umum diikuti Kalimantan Timur di posisi kedua, Jawa Barat di posisi ketiga, dan Kalimantan Selatan di posisi empat.
"Tentunya ada perubahan peta kekuatan terutama Jawa Timur. Hanya Jawa Timur yang memberikan perlawanan sengit," kata Sumarlani.
Hal ini tentu juga menjadi perhatian terkait program yang disiapkan jelang PON XX 2020 Papua nanti.
Menurut Sumarlani keberhasilan Jawa Timur tak terlepas dari program try out yang mereka jalani di luar negeri.
Maka dari itu Sumarlani berharap waktu kurang lebih 11 bulan harus dimanfaatkan untuk try out.
Mengingat saat persiapan Pra PON para pegulat Kaltim hanya menjalani latihan biasa saja.
"Jawa Timur try out ke luar negeri. Itupun selisih dengan kita satu emas saja.
Tapi kita memang perlu try out ke luar agar atlet ini mendapatkan jam bertanding sebelum PON," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/para-atlet-panjat-tebing-saat-dilepas-menuju-pra-pon-di-sulsel.jpg)