Selasa, 21 April 2026

Friksi Internal PKS Balikpapan Mereda! Syukri Wahid Cs dan Partai Temui Titik Islah

Friksi Internal PKS Balikpapan Mereda! Syukri Wahid Cs dan Partai Temui Titik Islah

Tribun Kaltim/M Fachri Ramadhani
Ketua DPD PKS Balikpapan, Sonhaji 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Friksi internal PKS Balikpapan mereda! Syukri Wahid Cs dan partai temui titik Islah.

Friksi internal PKS belakanggan ini jadi sorotan publik.

Empat caleg PKS yang duduk di parlemen kena Surat Peringatan (SP) 2, lantaran dianggap tak mematuhi ketentuan partai.

BACA JUGA

 Jelang Hari Pahlawan 10 November 2019, Ini Isi Pidato Lengkap Bung Tomo Merdeka atau Mati

 Kabar AHY Terkini, Putra SBY Sekarang Brewokan, Suami Annisa Pohan Unggah Video Saat Jadi TNI

 Malam Ini, Timnas U-19 Hanya Butuh Hasil Imbang Lawan Korea Utara Lolos Final Piala Asia 2020

 Sah Prabowo Subianto Ajukan 4 Nama Jadi Pendamping Anies Baswedan, Ahmad Dhani, PKS Bakal Gigit Jari

Bahkan ancaman SP3 hingga pemecatan sempat santer tersiar ke publik.

Dari penelusuran Tribunkaltim.co ternyata 4 orang tersebut disinyalir oleh partai berafiliasi dengan ormas Garbi (Gerakan Arah Baru Indonesia).

PKS dalam sikap politiknya menegaskan bagi caleg yang duduk di parlemen, agar tak terlibat dengan ormas yang tak sesuai dengan jalan partai.

Hal tersebut tertuang dalam pakta integritas partai.

Pakta tersebut yang tak ditandatangi 4 caleg PKS parlemen Balikpapan, sehingga turun SP kepada mereka.

"Kita masih menunggu perkembangan dari sikap mereka. Terakhir dipanggil DPW ( Kaltim ).

Dari DPW mereka siap melakukan mentaati ketentuan DPW.

Sudah mulai ada aperbaikan dari SP2," ungkap Ketua DPD PKS Balikpapan, Sonhaji.

Syukri Wahid
Syukri Wahid (TribunKaltim.Co/Zainul)

BACA JUGA

Melunak, PKS Buka Pintu Negosiasi Gerindra Soal Pengganti Sandiaga Uno, Pendamping Anies Baswedan

Kesal Pelukan Sohibul Iman PKS Dicurigai, Surya Paloh Balas Jokowi, Sebut Diskursus Politik Picisan

Diprediksi Lima Pasang Calon di Pilkada Balikpapan, PKS Yakin Bentuk Poros Baru Bersama Gerindra

Ditelikung Gerindra Prabowo Subianto di Kursi Wagub DKI Jakarta, Ini Respon PKS Anggota Sohibul Iman

Lebih lanjut, Sonhaji mengatakan sudah ada titik temu sehingga situasi internal partai semakin membaik. Islah.

Sepakat memperbaiki, mendamaikan, dan menghilangkan sengketa atau kerusakan.

Masing-masing pihak sudah menemukan win win solution, kemudian tak memperpanjang konflik internal tersebut.

"Cuma harus dibuktikan dengan sikap yang riil di dewan. Jadi tinggal melihat komitmen mereka, jalankan semua ketentuan aturan partai," kata Sonhaji.

Soal penandatangan pakta integritas, 4 legislator PKS di parlemen Balikpapan sudah terlihat itikad untuk menandatangi hal tersebut.

Perubahan sikap pun sudah mulai tampak dari pihak Syukri Wahid Cs.

"Mereka sudah mengisyaratkan menandatangani pakta integritas. DPW melihat komitmen di internal dewan sikapnya seperti apa," tutur Sonhaji.

Ditambahkan Sonhaji, SP partai turun sebagai media penasehat anggota atau kader PKS yang tak taat aturan partai.

"Prinsipnya SP itu karena memang ada yang tak ketemu, antara mereka dan partai.

Memang ini, kan, media untuk menasehati mereka. Sebenarnya kalau mereka taat, tak ada SP SP-an," seloroh Sonhaji.

Terkait soal dualisme fraksi di parlemen, pihak Syukri Wahid Cs disebut bakal mengembalikan formasi fraksi sesuai dengan SK yang diterbitkan oleh partai, dimana Fraksi diketuai Laisa Hamisah.

BACA JUGA

Terancam Diberi SP3 dari PKS Balikpapan, Begini Tanggapan Syukri Wahid

Empat Kader PKS Balikpapan akan Dapat SP 3 Begini Penjelasan Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera

Pengurus Ranting DPD PKS Balikpapan Dilantik Ternyata 90 Persen Wajah Baru

Sementara saat ini fraksi yang sah menurut DPRD diketuai Syukri Wahid.

Hal itu dikabarkan sudah disepakati mereka saat bertemu pengurus DPW PKS Kaltim.

"Maksudnya mereka siap mengubah.

Kita mau melihat bentuk konkritnya seperti apa. Mereka sudah ada komitmen memperbaiki itu.

Kita tunggu komitmen dilaksanakan di dewan," jelas Sonhaji.

"Pertemuan terakhir dengan wilayah, mereka siap mengembalikan sepeti apa yang di SK-kan wilayah," tambah Sonhaji. (Tribunkaltim.co/fachri)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved