Rabu, 22 April 2026

Peringati Hari Pahlawan, Lanal Balikpapan Gelar Upacara dan Tabur Bunga di Teluk Balikpapan

Peringati Hari Pahlawan, Lanal Balikpapan Gelar Upacara dan Tabur Bunga di Teluk Balikpapan

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.CO/Fachmi Rachman
TABUR BUNGA - Personel Gabung TNI-Polri, Basarnas, dan Bea Cukai melaksanakan tabur bunga di Perairan Teluk Balikpapan, Minggu (10/11). Tabur bunga yang dipimpin oleh Danlanal Balikpapan ini dilaksanakan dalam rangka upacara peringatan Hari Pahlawan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -peringati Hari Pahlawan, Lanal Balikpapan gelar upacara dan tabur bunga di Teluk Balikpapan

Lanal Balikpapan menggelar acara tabur bunga di Teluk Balikpapan, Minggu (10/11/2019).

Upacara tersebut dimulai pukul 08.00 Wita, sebelum acara dimulai para peserta upacara berkumpul di Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Dalam upacara tersebut dihadiri Tentara Nasional Indonesia atau TNI, Polri, Basarnas, Bea Cukai, Pemkot Balikpapan dan Pramuka.

Komandan Lanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Wahyu Cahyono sebagai inspektur upacara. Acara ini dimulai secara simbolis dengan tabur  karangan bunga, kemudian diikuti tamu undangan.

Sementara, Pasops Lanal Balikpapan Mayor Laut (P) Herry Prasetyawan bertindak sebagai komandan upacara.

Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 2019.

Upacara digelar di atas kapal Patkamla Lamaru di perairan Teluk Balikpapan pada Minggu pagi.

Menurut Komandan Kolonel Laut (P) Wahyu Cahyono, sengaja penaburan bunga  di Teluk Balikpapan.

Ia menjelaskan, teluk ini merupakan  lokasi tenggelamnya KRI Hang Toeah yang terkena serangan bom dari pemberontak saat melawan Belanda tahun 1958.

"Untuk memperingati pahlawan yang jasanya sangat besar, dulu kan ada KRI Hang Toeah yang tenggelam di situ saat melawan Banda," ujarnya saat ditemui Wartawan Tribunkaltim.co usai mengikuti upacara tabur bunga.

Untuk diketahui, Kapal Republik Indonesia (KRI) Hang Toeah merupakan korvet Angkatan Laut Belanda yang diserahkan kepada TNI Angkatan Laut,

sebagai realisasi dari Konferensi Meja Bundar pada bulan Desember 1949, dan KRI pertama yang ditenggelamkan pemberontak.

Pada tanggal 28 April 1958, RI Hang Toeah tenggelam terkena dua buah bom dalam sebuah serangan oleh pesawat pembom Douglas B-26 Invader milik Permesta yang dikemudikan oleh pilot bayaran Amerika Serikat, Allen Lawrence Pope, di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dirinya menambahkan, kegiatan upacara ini merupakan agenda rutin Lanal Balikpapan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved