Persib vs Arema FC Maung Bandung Krisis Lini depan Robert Rene Alberts Pakai Formasi Darurat
Persib vs Arema FC Maung Bandung krisis lini depan Robert Rene Alberts Pakai formasi darurat
Kelima pemain itu adalah Ezechiel N Douassel, Kevin van Kippersluis, Esteban Vizcarra, Ardi Idrus, dan Febri Haryadi.
Kelima pemain itu absen dengan alasan yang berbeda-beda, khusus untuk Ezechiel, Ardi dan Febri, ketiganya harus memenuhi panggilan tim nasional masing-masing untuk bermain di babak kualifikasi Piala Dunia 2021.
Kevin absen karena masih mengalami cedera dan Esteban Vizcarra terkena hukuman akumulasi kartu kuning.
Praktis, pada laga nanti Persib Bandung kemungkinan akan bermain tanpa striker.
"Ini akan menjadi tugas besar karena Arema adalah tim yang bagus jadi kami harus menemukan konsep bagaimana bermain tanpa sosok striker murni untuk mendapat tiga poin Selasa nanti," ujar Robert Alberts, saat ditemui seusai memimpin latihan, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (9/11/2019).
• Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts Ungkap Cara Hentikan Pemain Andalan Arema FC Makan Konate
• Tiket Persib Bandung vs Arema FC Terjual Habis, Tanpa Kekuatan Terbaik, Ini Pembuktian Bobotoh
• Hadapi Persija Jakarta, Eks Pelatih Persib Bandung Usung Mario Gomez Misi Ini Bersama Borneo FC
• Persib Bandung Sumbang 2 Pemain ke Skuad Timnas Indonesia vs Malaysia, hingga Polemik Simon McMenemy
Kehilangan Febri, Eze, Esteban, dan Kevin juga membuat Persib kehilangan hampir separuh pemain menyerangnya.
Pemain bertipe menyerang tinggal menyisakan Frets Butuan dan Ghozali Siregar.
Kondisi yang kini dihadapi timnya dirasa sangat tidak menguntungkan bagi Robert Alberts.
Apalagi lawan yang dihadapi adalah Arema FC, tim yang mengalahkan Persib 1-5 di putaran pertama.
Selain kehilangan lima pemain inti, Robert Alberts pun merasa dirugikan dengan padatnya jadwal pertandingan.
Menurutnya, kondisi ini akan sangat berdampak pada peforma pemain, tidak hanya di Persib Bandung, tapi semua pemain di tim Liga 1.
"Ya, memang bisa dilihat sekarang di liga setiap tim bisa mengalahkan satu sama lain. Itu karena pemain sudah terlalu kelelahan, karena terlalu banyak pertandingan untuk semuanya. Dan sekali lagi saya berharap tahun depan semua bisa membenahi ini (penjadwalan) karena pemain sangat kelelahan, bisa dilihat ada pemain yang bisa bermain bagus di satu laga dan di laga berikutnya tidak bermain bagus. Ini harus dibenahi agar para pemain bisa konsisten menunjukkan kualitasnya," katanya.
Robert Alberts memprotes kebijakan PT Liga Indonesia (LIB) selaku operator kompetisi yang tetap menggelar pertandingan di saat FIFA Matchday.
Robert mengatakan, Liga Indonesia menjadi satu-satunya liga yang tetap menggelar pertandingan di tengah agenda Tim Nasional atau FIFA Matchday.
Kondisi ini, ujar Robert Alberts, sangat tidak bagus untuk tim.
Sebab, beberapa pemain harus absen karena membela tim nasional.
• Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts Ungkap Cara Hentikan Pemain Andalan Arema FC Makan Konate
• Tiket Persib Bandung vs Arema FC Terjual Habis, Tanpa Kekuatan Terbaik, Ini Pembuktian Bobotoh
• Hadapi Persija Jakarta, Eks Pelatih Persib Bandung Usung Mario Gomez Misi Ini Bersama Borneo FC
• Persib Bandung Sumbang 2 Pemain ke Skuad Timnas Indonesia vs Malaysia, hingga Polemik Simon McMenemy
"Saya harus mengikuti aturannya, tapi hal itu tidak sesuai logika. Saya harus kritis ketika ada sesuatu yang memang itu harus dikritisi dan ini yang harus diperhatikan. Mungkin ini satu-satunya liga di dunia yang tetap bermain di tengah agenda FIFA dan itu tidak bagus untuk Persib," ujar Robert Alberts.
"Itu sudah saya katakan sejak awal bahwa keseimbangan tim ini, terlalu sedikit opsi ketika situasi seperti ini terjadi. Dan penting di tahun depan untuk mengubah situasi ini supaya tak terjadi lagi. Dan lagi yang terpenting musim depan seharusnya klub tidak perlu bermain di saat kalendar FIFA, itu yang lebih penting. Saya tidak mengerti, sebagai pelatih yang sudah 35 tahun berkecimpung di dunia sepakbola hal itu bisa terjadi," ucapnya.