Satpol PP Balikpapan Sita Dua e-KTP, Dua Tahun Tinggal di Balikpapan tak Kantongi Surat Domisili

Satpol PP Balikpapan Sita Dua e-KTP, Dua Tahun Tinggal di Balikpapan tak Kantongi Surat Domisili

Satpol PP Balikpapan Sita Dua e-KTP, Dua Tahun Tinggal di Balikpapan tak Kantongi Surat Domisili
TribunKaltim.Co/Evi Rohmatul Aini
Kasie Kajian Produk Hukum dan Administrasi PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil), Heppi Rusli dengan anggotanya menunjukkan bukti KTP yang telah disita 

"Disita karena nggak punya surat domisili, padahal sudah 2 tahun di sini," tambahnya.

Hal itu bukan tanpa alasan, Kasie Kajian Produk Hukum dan Administrasi PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil), Heppi Rusli menuturkan,

setiap orang yang datang ke Balikpapan harus melaporkan dirinya ke RT setempat dan mendapatkan surat domisili.

"Lapor dulu ke RT, nanti dapat surat domisili," tambahnya.

Dirinya menjelaskan, razia kependudukan ini bukan bermaksud untuk melarang setiap orang untuk datang ke Balikpapan,

namun untuk mengantisipasi adanya gelandangan di Balikpapan sehingga dapat membebani Pemkot Balikpapan.

"Bukannya kita nggak ngebolehin orang datang ke Balikpapan, tapi orang kalau ke sini ya harus jelas,

biar nggak jadi gelandangan dan terlunta-lunta hidupnya, nanti kalau jadi gelandangan Pemkot juga yang repot," tuturnya. 

4000 Botol Minuman Keras Dimusnahkan

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan memusnahkan lebih kurang 4000 botol minuman keras (miras) dari berbagai  merek.

Halaman
1234
Penulis: Evi Rohmatul Aini
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved