Musim Hujan, Dinas Kesehatan Berau Antisipasi Merebaknya DBD, Masyarakat Harus Aktif

Musim Hujan, Dinas Kesehatan Berau Antisipasi Merebaknya DBD, Masyarakat Harus Aktif

TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Selain upaya pemerintah melalui Dinas Kesehatan untuk mencegah merebaknya penyakit DBD, masyarakat diharapkan ikut berpartispasi dengan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. 

Namun upaya ini tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh pemerintah.

“Peran masyarakat sangat penting. Karena tidak mungkin kami mendatangi pemukiman warga satu per persatu dengan jumlah personel yang terbatas,” jelasnya.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing.

Apalagi, nyamuk aedes aegypti memiliki pola perkembangbiakan yang unik.

Tidak semua telur diletakkan dalam satu sarang, melainkan disebar lebih dari satu tempat.

Bahkan telur nyamuk pembawa DBD ini bisa bertahan selama 6 bulan di tempat kering.

Saat musim hujan, telur-telur itu menetas menjadi jentik nyamuk.

“Saat menjadi nyamuk, mereka akan lebih aktif pada pagi dan sore hari.

Garna Sudarsono mengatakan, kunci utama pencegahan DBD adalah adalah memberantas jentik-jentik nyamuk.

Caranya pun cukup mudah, tergantug kebiasaan masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, tidak hanya secara fisik, namun juga lingkungannya.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved