Jumat, 15 Mei 2026

Ustadz Yusuf Mansur Urai Maksud Sukmawati Anak Soekarno, Beri Pesan Umat Islam, Polemik Jadi Rahmat

Ustadz Yusuf Mansur urai Maksud Sukmawati Anak Soekarno, beri pesan ini ke umat Islam, polemik jadi rahmat

Tayang:
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase Tribun Kaltim
Sukmawati saudara Megawati putri Proklamator RI Soekarno tersandung kasus dugaan penistaan agama 

Ini menarik, mudah-mudahan polemik ini jadi Rahmat, ilmu buat banyak orang.

Terutama buat Nabi Muhammad SAW, mana ini bulannya dia, bulan maulid kan," tuturnya.

Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak untuk berhati-hati memberikan suatu pernyataan di hadapan publik.

Sebaliknya, ia juga meminta seluruh umat untuk tidak terpancing untuk marah.

"Memang perkara ini memang perkara yang mesti hati-hati ya.

Kita salah salah ngomong juga tidak mungkin tidak membangkitkan amarah dari umat yang memang merasa Nabi yang dicintainya kok dipandang atau dibanding-bandingkan dengan almarhum insinyur Soekarno," terangnya.

"Siapa juga yang rela dan ridho?

Cuma kan kita umat yang tidak boleh cepet marah juga. Kita umat yang tidak boleh cepet emosi.

Jadi kita mesti melihat ini sebagai ruang memberi informasi, mengajar, berbaik sangka dan kemudian memberikan contoh dan kemudian memberikan juga pengetahuan tentang Nabi kita," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sukmawati dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh organisasi masyarakat Forum Pemuda Islam Bima, Sabtu (16/11/2019).

Laporan terhadap Sukmawati itu dilayangkan atas nama Imron Abidin yang mewakili Forum Pemuda Islam Bima.

Kuasa hukum pelapor Dedi Junaedi mengatakan, Sukmawati dilaporkan karena pernyataannya di salah satu forum diskusi.

"Ibu Sukmawati kan sedang mengadakan forum diskusi masalah radikalisme dan terorisme.

Nah, ini beliau menyampaikan beberapa poin yang menurut kami perbuatan penistaan terhadap agama Islam," ujar Dedi ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu malam.

"Kami ini keberatan terhadap pernyataan Ibu Sukma dalam diskusi tertanggal 11 November 2019 itu yang beredar lewat video di YouTube" lanjut dia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved