Senin, 8 Juni 2026

Hadang Laju Febri Hariyadi, Kiper Malaysia Terpaksa Diganti Seusai Cedera

Khairulazhan Bin Mohd Khalid, Kiper Timnas Malaysia harus diganti setelah mencoba menghalau serangan timnas Indonesia.

Tayang:
(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Pesepak bola timnas Malaysia melakukan tendangan ke arah timnas Indonesia saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Tim nasional Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia dengan skor 2-3. 

Pemain bernomor punggung 12 itu bersama Borneo FC telah mencetak 10 gol di Liga 1 2019.

"Kami melakukan banyak perbaikan agar tim bisa bangkit dari empat laga dengan hasil kurang maksimal, laga ini menjadi momentum agar kami meraih kemenangan," kata Yeyen di laman resmi PSSI.

SELEBRASI-Pemain Borneo FC Lerby Eliandry selebrasi bersama Jan Lammers seelah mencetak gol ke gawang PS Mojokerto Putra pada pertandingan Piala Indonesia di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (6/2/2019). Borneo FC sukses mengalahkan PS Mojokerto Putra 6 gol tanpa balas. (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)
SELEBRASI-Pemain Borneo FC Lerby Eliandry selebrasi bersama Jan Lammers seelah mencetak gol ke gawang PS Mojokerto Putra pada pertandingan Piala Indonesia di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (6/2/2019). Borneo FC sukses mengalahkan PS Mojokerto Putra 6 gol tanpa balas. (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Meski begitu ia optimis anak asuhnya dapat meredam kekuatan Malaysia.

"Dari hasil yang kita lihat di pertandingan yang di Jakarta dan pertandingan kemarin Malaysia melawan Thailand, Malaysia bermain dengan sangat simpel, bermain dengan sangat baik."

"Di dua pertandingan bahkan kalau kita lihat bermain secara tim, buat kami siapa pun pemain yang akan datang ke pertahanan kami itu adalah pemain yang berbahaya."

"Jadi kita tidak mengkhususkan harus menjaga siapa dan segala macam, tapi buat kami siapapun pemain dari Malaysia adalah pemain terbaik yang dimiliki oleh Malaysia," jelasnya.

Di kubu lawan, malaysia memiliki Corbin-ong.

Pemain belakang yang bermain di sisi sayap ini kokoh dan dominan dalam penguasaan bola.

Mantan pemain Go Ahead Eagels ini, adalah pemain serba bisa, kecepatan dan pembacaan bolanya adalah salah satu yang terbaik.

Selain Corbin, Malaysia mmiliki Mohamadou Sumereh.

Sosok penyerang tajam dengan kunggulan fisik dan kemampuannya dalam membuka ruang.

Terbukti dalam pertemuan pertama, pemain yang masuk di babak kedua itu menyumbang dua gol untuk kemenangan Malaysia.

Tugas berat tentu ada di pundak Yanto Basna yang harus bisa menghentikan pergerakan pemain naturalisasi asal Gambia ini.

Di lain sisi, skuat Garuda harus belajar dari kekalahan di GBK lalu di mana mereka lemah mengantisipasi bola mati.

Jelas berbahaya karena peluang dari para pemain Malaysia kala menghadapi Thailand selalu bermula dari skema bola mati.

Sukses Ungguli Malaysia 4-2, Thailand Melaju Babak Semifinal Asian Schools Football Championship U18

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini yang Bikin Tuan Rumah Enggan Remehkan Febri Hariyadi, Cs

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved