ASFC U18 Indonesia vs Korea Selatan
BREAKING NEWS Jelang Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Pendukung Garuda Muda Penuhi Stadion Batakan
Jelang Laga Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Pendukung Garuda Muda Penuhi Stadion Batakan Balikpapan
Penulis: Cahyo Adi Widananto | Editor: Budi Susilo
Serangan berbahaya ke arah gawang Timnas Malaysia, mulai terlihat pada menit 21.
Christian Robertus Rumbiak mencoba menekan pertahanan Timnas Malaysia dengan menerobos kotak penalti Timnas Malaysia dan langsung melontarkan tendangannya ke arah penjaga gawang Shahmi Adib Haikal,
namun sayangnya masih membentur mistar gawang atas sang kiper.
Masuknya Supriadi di menit 24' menambah bahayanya lini depan skuat garuda muda. Sang Supriadi masuk menggantikan Luthfi El Hakim.

Dan benar saja dimenit 32' Supriadi melepaskan tendangannya dengan kencang ke arah kiper Shahmi Adib Haikal dari dalam kotak penalti namun sayang, masih bisa di halau sang penjaga gawang.
Tak henti-hentinya tim sepak bola Indonesia mencoba menggempur pertahanan Timnas Malaysia dan akhirnya berbuah hasil pada menit 37' yang dicetak oleh Christian Robertus Rumbiak berkat kerjasama dengan Supriadi.
Pendukung tim sepak bola Indonesia sontak langsung berteriak histeris atas gol tersebut. Suasana stadion bertambah riuh.
Pertandingan semakin bertambah sengit saat memasuki pertandingan babak kedua. Jual beli serangan mulai terlihat di pertandingan babak kedua ini.
Terbukti dengan adanya gol dari Timnas Malaysia pada menit 51' yang berhasil dicetak oleh Muhammad Shazriman berkat bola rebound di depan gawang Sabda Yoga Buana Putra, dan merubah kedudukan menjadi 1-1.
Pendukung Indonesia mencoba memberikan semangat kepada skuat garuda muda dengan meneriakkan yel-yel, atas gol yang di cetak Timnas Malaysia tersebut.
Namun Indonesia tidak tinggal diam, anak buah arahan Bambang Warsito kembali mencoba menekan pertahanan Timnas Malaysia namun masih gagal.
Pada menit 73' kondisi stadion sempat memanas karena adanya insiden salah satu pemain Indonesia terjatuh namun tidak di anggap pelanggaran oleh pemimpin lapangan. Pertandingan sempat terhenti karena tidak kondusifnya lapangan.
Tak lama setelah insiden tersebut, pertandingan kembali dilanjutkan. Serangan demi serangan kembali terlihat di antara kedua tim.
Namun hingga pertandingan babak kedua berakhir, skor pertandingan masih bertahan 1-1, dan dilanjutkan babak tambahan waktu untuk kedua tim dan adu penalti.
Malaysia menang 5-3 dalam adu penalti. (*)
Langganan berita pilihan tribunkaltim.co di WhatsApp klik di sini >> https://bit.ly/2OrEkMy

( Tribun Kaltim )