Update Perolehan Medali SEA Games 2019, Indonesia Ditempel Ketat Vietnam
Update perolehan medali SEA Games 2019, Indonesia ditempel ketat Vietnam Hari ke-7 pelaksanaan SEA Games 2019 kontingen Indonesia
TRIBUNKALTIM.CO - Update perolehan medali SEA Games 2019, Indonesia ditempel ketat Vietnam .
Hari ke-7 pelaksanaan SEA Games 2019 kontingen Indonesia masih menempati posisi runner up dalam pengumpulan medali .
Namun posisi Indonesia ditempel ketat oleh Vietnam .
• Kronologi Temuan Mayat Balita tanpa Kepala, Diduga Hilang dari PAUD November Lalu, Tindak Kriminal?
• Pemecatan Direksi Garuda Indonesia, Koordinator ICW Sebut Jangan Cuma Dipecat, Begini Tanggapan KPK
• Akan Pecat Direksi Garuda, Anak Buah Prabowo Puji Erick Thohir, Fadli Zon: Jangan Jadi Sapi Perah
• Anak Uya Kuya Habiskan Rp 1 Juta Hanya untuk Beli Roti Bakar Berlapis Emas 24 Karat, Begini Rasanya
Indonesia masih menempati peringkat kedua klasemen SEA Games 2019 setelah menambah 15 emas, 13 perak, dan 21 perunggu.
Hingga Minggu (8/12/2019) malam, pukul 22.30 WIB posisi Indonesia di klasemen SEA Games 2019 masih di urutan ke-2.
Dilansir dari Kompas.com, cabang olahraga (cabor) perahu naga menjadi penyumbang medali emas terbanyak pada hari kedelapan.
Tim perahu naga Indonesia menyapu bersih medali emas dari tiga final yang dilombakan.
Tiga medali emas itu didapat dari nomor Men's 4 Seaters 500m, Men's 22 Seaters 500m, dan Mixed 33 Seaters 1000m.
Tiga cabor lainnya, yakni dayung, selancar dan catur menjadi penyumbang emas terbanyak kedua dengan raihan masing-masing dua medali.
Sementara itu, cabor atletik ikut menyumbangkan satu medali emas. Medali emas dari cabor atletik diraih Maria Natalia Londa.
Maria Londa berhasil mencatatkan lompatan terjauh 6,47 meter dalam enam kesempatan di New Clark Athletic Stadium, Minggu (8/12/2019).
Total, Indonesia kini sudah mengantongi 207 medali dengan rincian 66 emas, 62 perak, dan 79 perunggu.
Merah Putih unggul tipis atas Vietnam yang menguntit di peringkat ketiga dengan 65 emas, 59 perak, dan 78 perunggu.
Adapun puncak klasemen masih diduduki tuan rumah, Filipina, yang mengoleksi 112 emas, 86 perak, dan 88 perunggu.
• Ramalan Zodiak Cinta Senin 9 Desember 2019, Cancer Nyaman di Hubungan yang Baru, Taurus Bertengkar
• Usai Ari Askhara, Sang Istri I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi Juga Jadi Sorotan, Bukan Orang Sembarangan
Perolehan medali Indonesia masih bisa bertambah lantaran SEA Games 2019 akan berakhir pada 11 Desember mendatang.
Berikut daftar peraih medali emas Indonesia pada Minggu (8/12/2019) hingga pukul 22.30 WIB:
1. Ahmad Rifqi Mukhlisin (Menembak - Mixed Metallic Silhouette Air Riffle)
2. Tim Indonesia (Perahu Naga - Men's 4 Seaters 500m)
3. Tim Indonesia (Perahu Naga - Men's 22 Seaters 500m)
4. Tim Indonesia (Perahu Naga - Mixed 33 Seaters 1000m) 5. Tim Indonesia (Panahan - Recurve Individu
Putra)
6. Juliant/Yayah Rokayah (Dayung - Ganda Putri)
7. Ihram/Yanto Mahendra (Dayung - Men's Lightweight Double Sculls)
8. Dhea Novitasari (Selancar - Longboard Open Putri)
9. Hendra Purnama (Panahan - Recurve Individu Putra)
10. Hairil Anwar (Selancar - Men's Shortboard Open)
11. Billy Muhammad Islam (Bowling - Men's Masters)
12. Tim Indonesia (Ski Air - Cableski Mixed Team)
13. Susanto Megaranto (Catur - Blitz Putra)
14. Medina Aulia (Catur - Blitz Putri)
15. Maria Natalia Londa (Atletik - Lompat Jauh)
NEGARA EMAS PERAK PERUNGGU
FILIPINA 112 86 88 (286)
INDONESIA 66 62 79 (206)
VIETNAM 65 59 78 (202)
THAILAND 59 76 80 (215)
SINGAPURA 43 34 49 (126)
MALAYSIA 40 42 55 (137)
MYANMAR 3 16 39 (58)
KAMBOJA 3 6 21 (30)
BRUNEI 1 5 6 (12)
LAOS 0 5 19 (24)
TIMOR LESTE 0 0 1 (1)
• Rumah Dirut Garuda yang Dipecat Paling Mewah di Kampungnya, tapi Ari Askhara Tidur di Tempat Lain
• Diduga Dibunuh, TKI Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Malaysia, Sempat Sampaikan Keinginan Terakhir
Kejutan dari Bulu Tangkis
Kejutan datang dari Ruselli Hartawan, pemain tunggal putri Indonesia yang berhasil melangkah ke final Badminton SEA Games 2019.
Dukungan untuk Ruselli Hartawan digaungkan pecinta bulu tangkis dan menjadikan Meimei trending topic Twitter.
Dengan demikian Ruselli Hartawan berpeluang meraih medali emas di SEA Games 2019.
Di sektor tunggal putri, Ruselli Hartawan adalah pemain ketiga dari susunan pemain di nomor beregu SEA Games 2019.
Menyusul cedera engkel kiri yang dialami Fitriani, Ruselli Hartawan yang kerap disapa Meimei ini mendampingi Gregoria Mariska.
Ruselli Hartawan menjadi satu-satunya harapan Indonesia setelah Gregoria Mariska terhenti di perempat final SEA Games 2019.
Dan Ruselli Hartawan berhasil mengalahkan pemain Thailand yang menjadi unggulan pertama di nomor perorangan SEA Games 2019 ini.
Lewat pertandingan ketat dengan rubber game, Ruselli Hartawan berhasil menundukkan Pornpawee Chochuwong ( Thailand )
Dukungan disuarakan pecinta Badminton Indonesia dan menjadikan Meimei trending topic di Twitter.
Netizen memberikan selamat dan mendukung Ruselli Hartawan.
Hingga Minggu (9/12/2019) sore sekitar pukul 15.30 WIB, telah ada 4.173 yang memention Meimei.
Kejutan lolosnya Ruselli Hartawan ke final SEA Games 2019 ini adalah kejutan kedua yang ditorehkan Ruselli Hartawan di tahun 2019.
• Jadwal Final SEA Games 2019 Timnas Indonesia U23 vs Vietnam Indra Sjafri Bicara Kondisi Egy Maulana
• Mayat Tanpa Kepala Diduga Kuat Balita yang Hilang di PAUD Samarinda Lebih dari Dua Pekan
• Mayat Balita Tanpa Kepala Diduga adalah Balita yang Hilang dari PAUD Sejak November, Ini Kronologi
• Anak Hilang Saat Dititipkan di PAUD, Pria Ini Yakin Jasad Balita Tanpa Kepala Anaknya: Dia Anak Kami
Sebelumnya, di Hong Kong Open 2019, Ruselli Hartawan berhasil memulangkan An Se Young , pemain muda bersinar dari Korea Selatan ketika bertemu di babak kedua.
Di SEA Games 2019, awalnya Ruselli Hartawan hanya akan bertanding di nomor beregu sebagai pemain tunggal putri ketiga.
Namun, kemudian ia menggantikan Fitriani.
Ruselli Hartawan berhasil menembus babak final SEA Games 2019 setelah mengalahkan unggulan pertama, Pornpawee Chochuwong (Thailand).
Ruselli Hartawan menang dalam tiga game dengan skor 21-16, 10-21, 21-18.
“Puji Tuhan banget bisa menang, karena nggak menyangka sama sekali. Saya senang banget, banget. Karena di akhir tahun bisa sampai ke final.
Tadinya saya nggak ada bayangan bisa sampe ke final di perorangan ini.
Pertandingan tahun ini saya belum ada yang bagus. Jadi bisa dibilang ini ajang pembuktian buat saya.
Tapi nggak mau cepat puas, karena di sini kan baru level Asean sja, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi,” ungkap Ruselli Hartawan seusai laga seperti dikutip dari badmintonIndonesia.org.
Keikutsertaan Ruselli Hartawan di nomor perorangan memang diputuskan pada saat-saat terakhir.
Ruselli Hartawan akhirnya dipasang main, untuk menggantikan Fitriani yang mengalami cedera.
Di game pertama Ruselli Hartawan berhasil merebut kemenangannya dengan baik.
Ruselli Hartawan tercatat terus memimpin skor di lapangan.
Namun memasuki game kedua, tunggal putri Pelatnas PBSI ini justru kalah jauh dengan 10-21.
“Game pertama saya lebih ke meladeni lawan. Dia juga kaya belum enak di game pertama dan masih mati sendiri.
Kaya masih penyesuaian lapangan juga dia.
Game kedua arah anginnya berbeda dan saya agak tertekan. Jadi banyak out juga,” jelas Ruselli Hartawan.
Memasuki game penentu, Ruselli Hartawan kembali berhasil menunjukkan kebolehannya.
Ia terus unggul sejak skor 0-0 hingga merebut match point 20-14.
Pertandingan sempat menegang manakalah Chochuwong merebut empat poin berurutan.
Beruntung hal itu tak berlangsung lama.
Ruselli Hartawan kemudian membalas dengan merebut satu poin yang menjadi penentu langkahnya ke final.
“Game ketiga saya harus yakin ini adalah partai penentu, harus bisa menang. Mati-matian jangan mudah menyerah.
Tadi agak nervous juga kaya pengen buru-buru matiin di poin-poin akhir.
Kunci kemenangannya sabar, karena dia pemain serang. Sebisa mungkin defend saya harus ada colongan,” ujar Ruselli Hartawan.
Selanjutnya di babak final, Ruselli Hartawan akan berhadapan dengan Selvaduray Kisona ( Malaysia ).
Pemain tunggal putri Malaysia ini juga membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan kedua di SEA Games 2019, Nitchaon Jindapol ( Thailand )
“Buat besok antisipasi lagi. Kalau Malaysia pernah ketemu. Head to headnya kalah.
Saya mau jaga badan saja supaya lebih fit dari saat ini.
Dan jaga penampilannya,” katanya lagi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/update-perolehan-medali-sea-games-2019-9990989.jpg)