Kaltim Prima Coal
KPC Beri Beasiswa Doktoral untuk Tiga Dosen STIPER
STIPER meraih tiga dari lima quota beasiswa yang disediakan perusahaan tambang tersebut.
TRIBUNKALTIM.CO - Tiga dosen Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur, meraih beasiswa doctor (strata tiga-S3) dari program beasiswa PT Kaltim Prima Coal (KPC), tahun 2019.
Tahun ini, STIPER meraih tiga dari lima quota beasiswa yang disediakan perusahaan tambang tersebut. Sementara tahun lalu STIPER mendapatkan jatah dua orang kandidat doctor.
Hal itu disampaikan Ketua STIPER Kutai Timur Prof DR Juremi, M.Si dalam acara Serah Terima Beasiswa Masyarakat KPC Tahun 2019, yang digelar di Aula SMAN 2 Sangatta Utara, Selasa (17/12/2019).
Disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Kutim DR. Roma Malau, SE,MM, GM ESD KPC Wawan Setiawan, GM HR Khudori, Manager Community Empowerment Yuliana Datubua, serta para penerima beasiswa beserta orang tua masing-masing.
“Alhamdulillah tahun ini dosen kami tiga orang mendapatkan beasiswa KPC, dan tahun lalu dua orang. Ini sangat membantu sekali. Saya atas nama Ketua STIPER sangat mengapresiasi peran KPC ini,” kata Juremi, Selasa (17/12/2019), di Aula SMAN 2 Sangatta Utara.
Ketiga orang dosen peraih beasiswa tersebut adalah Imam Suhadi, S3 Program Studi Ilmu Pertanian, Universitas Gajah Mada. Berikutnya, Aliri, Ilmu Kehutanan di Universitas Mulawarman dan Nanang Sasmita, Ilmu Pertanian di Universitas Udayana.
Juremi menceritakan pengalamannya saat kuliah S3, yang membutuhkan dana besar terutama saat penyelesaian disertasi (penelitian).
“Saya merasakan bahwa S3 itu sangat membutuhkan dukungan dana, karena biaya terbesar itu nanti saat penelitian. Biaya penelitian sangat besar dan itu tidak mampu kita tanggulangi sendiri,” kata Juremi.
Juremi mengakui, dirinya saat kuliah S3 juga pernah menerima bantuan KPC untuk proses disertasi.
“Saya sendiri adalah penerima bantuan penelitian atau disertasi dari KPC. Saya sangat bersyukur sekali saya dibantu, sehingga bisa menyelesaikan disertasi saya. Karena saya juga orang Kutim, saya dari Sangkulirang,” kata Profesor Juremi.
Juremi mengharapkan, perusahaan lain bisa mengikuti jejak KPC dalam dukungan kepada pendidikan.
• Sinopsis Film Habibie & Ainun 3 Tayang Mulai Hari Ini Kamis 19 Desember 2019 di Bioskop, Ada Promo!
• Gandeng STP Bandung, KPC dan Pemkab Kutai Timur Tingkatkan Wisata Sekerat
• Raih Delapan Penghargaan IMA 2019, KPC Pembayar PNBP Tertinggi Capai Rp 6,5 Triliun
• Delegasi ASEAN Workshop on CSR Tinjau Penerapan Program CSR KPC di Sangatta
“Karena kalau hanya dibebankan kepada KPC, sementara KPC hanya di Sangatta-Bengalon. Sementara di kecamatan-kecamatan lain itu mungkin tidak mendapatkan kesempatan beasiswa,” katanya.
GM ESD KPC Wawan Setiawan menyampaikan rasa syukur dan mengucapkan selamat kepada para penerima beasiswa tahun 2019.
Menurut Wawan, beasiswa merupakan wujud dukungan KPC terhadap program pemerintah, dalam hal ini Program Kutim Cemerlang.
“Kami mengadakan program beasiswa ini setiap tahun dan merupakan salah satu wujud dukungan KPC kepada program Pemerintah yaitu Kutim Cemerlang,” kata Wawan.
Wawan lebih lanjut mengatakan, sampai sejauh ini perusahaan telah menyalurkan 3.267 beasiswa kepada masyarakat Kutai Timur. Pada periode beasiswa kali ini, KPC berhasil menjaring 74 beasiswa untuk jenjang D3/S1 dengan jumlah 51 beasiswa, S2 untuk 18 beasiswa dan lima beasiswa S3 (Doktoral).(*/sar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kpc-beasisa-1.jpg)