PLN UIP Kalbagtim

Kontribusi untuk UMKM, PLN UIP Kalbagtim Serahkan 10 Sertifikat Halal

PLN Peduli, PLN disebutnya ingin turut memberikan kontribusi untuk perkembangan UMKM dengan adanya penerbitan sertifikasi halal.

Kontribusi untuk UMKM, PLN UIP Kalbagtim Serahkan 10 Sertifikat Halal
HO - PLN UIP Kalbagtim
PLN UIP Kalbagtim melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa program PLN Peduli dengan menyerahkan 10 sertifikat halal kepada pelaku UMKM di Hotel Midtown Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kaltim, PLN UIP Kalbagtim melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa program PLN Peduli dengan menyerahkan 10 sertifikat halal kepada pelaku UMKM di Hotel Midtown Samarinda.

PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) untuk membantu pomdasi daerah dalam memajukan ekonomi di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kaltim.

“Ini merupakan bentuk sinergisitas program PLN dengan program pemerintah untuk menjadikan UKM lebih maju dengan kelengkapan izin dan sertifikasi,” jelas General Manager (GM) PLN UIP Kalbagtim Muhammad Ramadhansyah, kemarin.

Kata Ramadhansyah, sertifikat halal diperuntukkan untuk produk makanan dan telah diurus pihaknya sejak Oktober lalu dan rampung di Desember ini. Program ini dilakukan bersama Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kaltim.

Dirut PLN Diumumkan Sore Ini, Siapa Pilihan Menteri BUMN Erick Thohir? Ini 3 Calon yang Muncul

Kumpulan Status Hari Natal Dalam Bahasa Inggris dan Indonesia, Dipasang di WhatsApp atau Instagram

Apel Peralatan Siaga, PLN Komitmen Jaga Keandalan Pasokan Listrik saat Natal dan Tahun Baru

Dengan adanya CSR melalui PLN Peduli, PLN disebutnya ingin turut memberikan kontribusi untuk perkembangan UMKM dengan adanya penerbitan sertifikasi halal.

"Ini program perdana PLN yang berkonsentrasi pada UMKM," imbuhnya.

Tak hanya membantu penerbitan sertifikat halal, PLN juga memberilan supervisi ke tiga pelaku UMKM yang berada di bawah binaan PLN UIP Kalbagtim.

Antara lain UMKM Gilfa, yang memiliki usaha kerajinan menjahit, UKM Atiqna dengan usaha batik tulis Samarinda dan UMKM Bunda Tini yang memiliki produk makanan kripik.

Ketiganya mendapatkan bantuan alat penunjang usaha. Sehingga mampu mengembangkan dan memajukan usahanya ke tingkat yang lebih baik. “Sebelumnya tiga UMKM tersebut kami ajak untuk mengikuti pelatihan manajemen team work bisnis, dan marketing online,” ungkap Ramadhansyah.

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved