Pakar Ekspresi Bocorkan Polisi RB, Tersangka Penyiram Air Keras Tak Benci dengan Novel Baswedan

Analisa, pakar ekspresi bocorkan polisi RB, tersangka penyiram air keras tak benci dengan Novel Baswedan

TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN
PKS Anggap Pengakuan Penyerang Novel Baswedan tak Masuk Akal 

"Artinya kalau kita bicara soal emosi marah yang dimaksud ini harusnya sudah yang level maksimum," kata Handoko.

"Dan ini saya tidak lihat dalam video yang durasinya sangat pendek itu."

Ia menambahkan, meskipun tersangka tampak berteriak dan membelakkan mata, itu tak cukup menunjukkan kebencian yang mendalam pada Novel Baswedan.

"Sebenarnya orang yang bersuara besar ketika marah ataupun dengan ekspresi wajah alisnya turun, kemudian matanya membelak itu belum tentu marah,' ujar Handoko.

Handoko pun kembali menyebut kejanggalan lain pada ekspresi tersangka.

"Yang kedua, kalau dia marah belum tentu marah yang level sedemikian dendamnya sehingga menyiram seseorang dengan air aki," ucap dia.

"Jadi perlu ekspresi yang lebih dari itu."

Lantas, Handoko menilai, kejahatan yang dilakukan pada Novel Baswedan sangatlah berat.

Namun, hal itu tak ditunjukkan tersangka melalui ekpresi yang coba ditunjukkan ke awak media.

"Seharusnya seperti itu kalau sampai melakukan penyerangan harusnya tidak hanya kemarahan yang ditunjukkan pada saat kita lihat ini," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved