Rabu, 8 April 2026

Kaltara Dapat 90 Unit PLTS Rooftop on Grid, Diklaim Bisa Turunkan Tagihan Listrik Minimal 30 Persen

Pemprov Kalimantan Utara dapat 90 unit PLTS rooftop on grid, diklaim bisa turunkan tagihan listrik minimal 30 persen.

TRIBUNKALTIM.CO/ M ARFAN
Plang pemberitahuan pekerjaan jaringan listrik di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Kaltara dapat 90 unit PLTS rooftop on grid, diklaim bisa turunkan tagihan listrik minimal 30 persen.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) akan memberi bantuan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS ) rooftop on grid sebanyak 90 titik.

PLTS rooftop on grid atau disebut juga PLTS atap atau Surya atap.

PLTS rooftop on grid adalah sistem pembangkitan listrik matahari di mana PLTS beroperasi paralel dengan grid (jaringan listrik PLN) yang ditujukan untuk penghematan konsumsi listrik PLN / grid.

Dinamakan rooftop karena umumnya panel surya diletakkan di atas atap bangunan.

BACA JUGA

Mortir Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Belakang Rumah Warga di Juata Laut Tarakan

Tekan Peredaran Narkoba di Tarakan, BNNK Usulkan Penerapan Kodefikasi Speed Boat, Ini Tujuannya

Brimob Polda Kaltim Terjunkan Tim Jibom Gegana Periksa Lokasi Pesta Kembang Api di Balikpapan

Masuk Musim Penghujan, Pemkab Penajam Paser Utara Waspadai Banjir dan Pohon Tumbang di Jalan

Kepala Dinas ESDM Kalimantan Utara Ferdy Manurun Tanduklangi menjelaskan, pemasangan akan dilakukan dalam waktu dekat di berbagai fasilitas umum di daerah.

"Gunanya untuk mengurangi tagihan-tagihan listrik di rumah ibadah, sekolah, dan fasilitas lainnya," kata Ferdy, Rabu (1/1/2020).

Sebanyak 90 titik pemasangan, dibagi ke Tana Tidung 15 titik, Malinau 13 titik, Tarakan 19 titik, Bulungan 20 titik, dan Nunukan 23 titik.

Plang pemberitahuan pekerjaan jaringan listrik di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor beberapa waktu lalu.  
Plang pemberitahuan pekerjaan jaringan listrik di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor beberapa waktu lalu.   (TRIBUNKALTIM.CO/ M ARFAN)

Kata Ferdy, sebelumnya sudah dilakukan studi kelayakan dan detail engineering design.

Bantuan tersebut kata Ferdy, sebelumnya sudah diusulkan untuk 252 titik namun hanya diakomodir 90 titik.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved