KPI Hentikan Tayangan Anak Langit SCTV, Sinetron Stefan William Ini tak Sesuai Klasifikasi Remaja

Melalui situs resminya Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) menyatakan menghentikan tayangan sinetron Anak Langit di SCTV

KPI Hentikan Tayangan Anak Langit SCTV, Sinetron Stefan William Ini tak Sesuai Klasifikasi Remaja
Instagram kpipusat
Melalui situs resminya Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) menyatakan menghentikan tayangan sinetron Anak Langit di SCTV 

TRIBUNKALTIM.CO - Melalui situs resminya Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) menyatakan menghentikan tayangan sinetron Anak Langit di SCTV

Menurut KPI, sinetron yang dibintangi Stefan William ini dianggap tak sesuai dengan klasifikasi remaja.

Tayangan sinetron Anak Langit ini dihentikan sementara. 

Dalam situs resminya, KPI menyatakan telah telah memberikan sanksi penghentian sementara kepada Program Siaran Sinetron Anak Langit yang ditayangkan di stasiun televisi SCTV, Kamis (2/1/2020).

Sanksi tersebut diberikan setelah melalui Rapat Pleno KPI Pusat, yang kemudian hasil putusan dituangkan dalam surat keputusan tertanggal 4 Desember 2019 lalu.

Penghentian dilakukan oleh pihak KPI Pusat karena program tersebut telah mengabaikan Pedoman Perilaku Penyiaran dan melanggar Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012.

Sutradara Berjanji akan Ada Kejutan, Ammar Zoni Terdepak dari Sinetron Anak Langit

Citra Kirana-Rezky Aditya Bertemu di Sinetron Putri yang Ditukar: Harus Gue Simpen untuk Masa Depan

Sempat Terkenal di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan, Andita Lela Karlita Pilih Jualan di Warung Kopi

Inilah Asalan Artis Cilik Ibnu Rahim Pemain Sinetron Madun Jadi Pemakai dan Pengedar Barang Haram

KPI Pusat menyebut, adegan dalam sinetron 'Anak Langit' yang melanggar aturan yakni berupa adegan perkelahian seperti saling pukul dan menendang, yang ditayangkan pada tanggal 20, 27 - 30 September 2019 dan tanggal 3-6,8, dan 10 Oktober 2019.

Wakil KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo menjelaskan, program acara dengan klasifikasi 'R' (Remaja) seharusnya tidak menampilkan muatan yang mendorong remaja belajar perilaku yang menyimpang.

Menampilkan secara terus menerus adegan perkelahian dapat menimbulkan anggapan bahwa perilaku tersebut lumrah dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Mulyo Hadi Purnomo menyatakan, seharusnya isi siaran dalam sinetron dengan klasifikasi 'R' mengandung informasi tentang pendidikan, hiburan dan adegan yang bermartabat.

“Isi siaran seharusnya mengandung informasi tentang pendidikan, hiburan dan martabat untuk pembentukan intelektualitas, watak, moral, kemajuan, kekuatan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan,

KPI Resmi Hentikan Sementara Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV, Ada 6 Pelanggaran, Ini Daftarnya

Singgung Tangisan Rakyat, Peringatan Hotman Paris untuk KPI Setelah Acaranya Dihentikan Sementara

Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved