Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Buka Rekrutmen Pegawai Non PNS, Catat Persyaratannya

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan membuka rekrutmen pegawai non PNS dengan sejumlah persyaratan dan formasi.

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Buka Rekrutmen Pegawai Non PNS, Catat Persyaratannya
Tribunkaltim.Co/siti zubaidah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Andi Sri Jularti 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN -Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan membuka rekrutmen pegawai non PNS dengan sejumlah persyaratan dan formasi.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, membuka perekrutmen tenaga bantuan operasional pelayanan anak berkebutuhan khusus sebanyak 14 terapis.

Rekrutmen itu dalam rangka pemenuhan standar kebutuhan tenaga di pelayanan anak berkebutuhan khusus.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan akan melaksanakan perekrutan tenaga bantuan non PNS dengan beberapa katergori.

Diantaranya Psikolog (1 orang), Terapis Perilaku (7 orang), Terapis Okupasi (2 orang), Terapis Wicara (2 orang), Fsioterapis (2 orang). Total ada 14 terapis dan psikolog

Pelaksanaan rektrutmen pendaftaran dimulai dari tanggal 02 Januari 2020 sampai tanggal 10 januari 2020 pukul 11.00 Wita.

DKK Balikpapan Beri Vaksin Rabies Gratis untuk Kucing dan Anjing, Para Pemilik Merasa Terbantu

Alami Gejala ISPA Seperti Ini, DKK Balikpapan Imbau Warga Segera ke Puskesmas Terdekat

Jadi Daerah Penyangga IKN, DPRD Balikpapan Harap Pemerintah Pusat Gelontorkan Dana untuk Kota Minyak

Membantu Pengamanan Tahun Baru, DKK Balikpapan Buka Posko Medis, Catat Lokasinya

Selanjutnya verifikasi kelengkapan berkas oleh panitia dan bagi pelamar yang memenuhi syarat administrasi yang akan dipanggil interview oleh pihak Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan.

Andi Sri Juliarty Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan menjelaskan, perekrutan ini untuk pemenuhan tenaga kerja operasional di pelayanan anak berkebutuhan khusus.

Dengan kualifikasi pendidikan profesi psikolog  yang diutamakan psikolog klinis minimal D3 Keperawatan atau kebidanan,

terapis perilaku minimal D3 okupasi terapi (terapis okupansi), minimal D3 terapi wicara (terapis wicara), minimal D3 fisioterapi atau fisioterapis

Halaman
123
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved