Kucing Dianggap Pembawa Keberuntungan di Tashirojima, Inilah 8 Pulau Unik yang Hanya Dihuni Binatang

Kucing Dianggap Pembawa Keberuntungan di Tashirojima, Inilah 8 Pulau Unik yang Hanya Dihuni Binatang

Editor: Nur Pratama
ISTIMEWA
Kucing-kucing di Pulau Tashirojima 

Sebagian besar dari mereka tinggal di Taman Nara seluas 500 hektar yang memiliki sejumlah kuil dan lentera batu yang tersebar di sekitarnya.

Pada 2016, ada lebih dari 1.200 rusa di pulau itu.

6. Pulau Macquarie

Pulau Macquarie adalah pulau terpencil di Wilayah Antartika Australia Tasmania.

Pulau ini penuh dengan burung laut yang telah menjadikan pulau itu rumah mereka.

Penguin dan elang laut adalah spesies utama.

7. Pulau Duiker

Pulau Duiker di Afrika Selatan adalah rumah bagi salah satu koloni anjing laut berbulu terbesar.

Makhluk menggemaskan ini telah membuat pulau berbatu di sana menjadi rumah mereka.

Ada sekitar 6.000 anjing laut yang hidup di pulau itu dan dapat dilihat sedang berjemur di batu.

Feri dan kapal reguler membawa pengunjung untuk melihat anjing laut.

Pulau itu kemudian disebut "Pulau Seal."

Selama musim kawin sekitar bulan April, anjing laut kecil yang menggemaskan dapat terlihat meringkuk dekat dengan ibu mereka atau belajar berenang di perairan.

8. Pulau Christmas

Pulau Christmas pernah menjadi rumah bagi sekitar 43,7 juta kepiting dewasa atau sekitar 0,09 hingga 0,57 kepiting dewasa merah per meter persegi.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan semut telah mengurangi populasi kepiting menjadi sekitar 30 juta.

Untuk sebagian besar tahun, kepiting dapat ditemukan di hutan.

Tapi setahun sekali sesuatu yang luar biasa terjadi.

Jutaan kepiting keluar dari hutan dan menuju lautan untuk musim kawin.

Migrasi terjadi antara Oktober dan Desember.

Kepiting dari seberang pulau menuju ke lautan.

Kepiting jantan pertama mencapai pantai dan menggali lubang.

Betina kemudian mencapai pantai dan perkawinan berlangsung di atau dekat lubang gali.

Setelah proses kawin, jantan kembali ke hutan sementara betina tinggal di liang sekitar dua minggu untuk bertelur.

Setelah masa inkubasi berakhir, betina meninggalkan telurnya di lautan, sebagian besar pada saat air pasang pada kuartal terakhir bulan.

Betina kembali ke hutan sementara larva menghabiskan tiga hingga empat minggu di lautan.

Mereka kemudian kembali ke tanah sebagai kepiting muda.

(TribunTravel/Ambar Purwaningrum)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved