Sensus Penduduk 2020

Sensus Penduduk 2020, BPS Balikpapan Kalimantan Timur Sasar 3 Target Utama dalam Sosialisasi

Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur lakukan gerakan sosialisasi sensus penduduk 2020

Sensus Penduduk 2020, BPS Balikpapan Kalimantan Timur Sasar 3 Target Utama dalam Sosialisasi
TribunKaltim.Co/Miftah Aulia Anggraini
Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur lakukan gerakan sosialisasi sensus penduduk 2020 dengan berjalan memutari Lapangan Merdeka Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (5/1/20). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur lakukan gerakan sosialisasi sensus penduduk 2020 dengan berjalan memutari Lapangan Merdeka Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (5/1/20).

Gerakan ini sebagai salah satu bentuk upaya sosialisasi ke masyarakat dimana akan dilakukan proses sensus online yang akan dilaksanakan pada 15 Februari sampai 31 Maret mendatang.

Dalam kesempatannya, Umar Riyadi selaku Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kota Balikpapan mengatakan sensus online ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.

"Data akan diperbarui dengan meminta keaktifan masyarakat untuk terlibat aktif di sensus penduduk. Ini kali pertama bagi indonesia dan ini babak baru, dimana BPS menggunakan teknologi digital," ujar Umar, Minggu (5/1/20).

Sementara itu, sensus online dinilainya menjadi momen yang tepat bagi bumi pertiwi untuk meningkatkan literasi digital untuk seluruh masyarakatnya.

Meski begitu, sensus tersebut tidak hanya berhenti disitu saja.

Baca Juga:

 BREAKING NEWS Kabar Tarif Tol Balsam Berlaku Mulai 6 Januari, Pihak JBS Malah Belum Tahu

 Bonek Ingin Lihat Duet Makan Konate - David da Silva, Fasilitas Mewah Ini Wajib Disiapkan Persebaya

 Mulai Hari Ini Pertamina Turunkan Harga BBM, Pertamax Turun Rp 650/Liter, Simak Jenis Lainnya

 Hujan Deras Mengguyur Kota Balikpapan, Pohon Akasia Tumbang Menimpa Kabel PLN, Begini Upaya BPBD

Nantinya pada bulan Juli, BPS akan tetap mendatangkan para petugasnya dari pintu ke pintu untuk memastikan data yang sudah terkumpul dari sensus online.

Data tersebut akan di merger dari Dirjen Induk dan akan terlebih dahulu dicek kebenarannya secara De jure maulun De facto.

Di tahun 2020, petugas BPS mencoba mengkombinasi metode.

Halaman
1234
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved