Golden Globe
Berkat Joker, Joaquin Phoenix Aktor Terbaik Golden Globe 2020, Merasa Terintimidasi Christian Bale
Totalitas aktingnya di film Joker mengantarkan Joaquin Phoenix menjadi aktor terbaik di Golden Globe 2020.
TRIBUNKALTIM.CO - Totalitas aktingnya di film Joker mengantarkan Joaquin Phoenix menjadi aktor terbaik di Golden Globe 2020.
Padahal sebelumnya, Joaquin Phoenix sempat merasa terintimidasi oleh Christian Bale yang dinilainya berakting sangat baik di film Ford v Ferrari.
Malam puncak Golden Globe 2020 digelar Minggu 5 Januari 2020 waktu setempat, Joaquin Phoenix suarakan soal perubahan iklim saat terima penghargaan.
Di kategori aktor terbaik, Joaquin Phoenix mengalahkan Christian Bale ( Ford v Ferrari ), Antonio Banderas ( Pain and Glory ), Adam Driver ( Marriage Story ), dan Jonathan Pryce ( The Two Popes ).
Dalam pidato kemenangannya, aktor 45 tahun ini merasa terhormat bisa disandingkan dengan aktor berbakat lainnya.
Bahkan, Joaquin Phoenix mengaku sempat merasa sedikit terintimidasi dengan Christian Bale yang dinilainya berakting dengan sangat baik di Ford v Ferrari.
• Film Korea Parasite Jadi Film Berbahasa Asing Terbaik Golden Globe 2020, Jadi Trending Topic
• Jadwal Live Streaming dan Nominasi Golden Globe 2020, Leonardo DiCaprio Sepanggung dengan Brad Pitt
• 5 Film Paling Menghebohkan di Tahun 2019, Mulai Film Produksi Korea hingga Avengers: Endgame & Joker
• INILAH Para Pemeran Joker dari 1966 hingga 2019, Siapa Terbaik?
Tetapi, Joaquin Phoenix melanjutkan bahwa sesungguhnya tidak ada persaingan antar aktor.
Kemudian, Joaquin Phoenix berterima kasih pada sutradara Todd Phillips yang memberi kesempatan dan membantunya bermain dalam film Joker.
Menariknya, di atas panggung Joaquin Phoenix juga sempat membicarakan perihal isu perubahan iklim dengan menyebut kebakaran hutan yang terjadi di Australia.
“Sangat baik apabila banyak orang mengirimkan doanya untuk Australia. Tetapi, kita harus berbuat lebih dari pada itu,” kata Joaquin Phoenix sebagaimana dilansir dari Hollywood Reporter, Senin (6/1/2020).
Joaquin Phoenix pun mengajak semua orang untuk merubah kebiasaan buruk karena menurutnya manusia memiliki andil besar dalam perubahan iklim.
Joker, Karakter Musuh Terbaik dalam Sejarah Komik, Ini 5 Aktor yang Pernah Perankan Musuh Batman
Demi Totalitas di Film Joker, Joaquin Phoenix ke Rumah Sakit Jiwa untuk Melatih Emosinya
“Mudah-mudahan, kita bisa bersatu dan membuat perubahan.
Sangat baik memilih tetapi kadang kita harus mengambil tanggung jawab itu dari diri kita sendiri, membuat perubahan, dan membuat pengorbanan dalam hidup,” ujarnya.
Salah satu perubahan yang kecil yang menurut Joaquin Phoenix bisa dimulai adalah dengan tidak menggunakan jet pribadi ke Palm Spings untuk menghadiri acara penganugerahan.
Diketahui, Golden Globe Awards ke-77 dihelat di hotel Beverly Hilton di Beverly Hills, Minggu (5/1/2020) malam waktu Amerika.
Sukses di Box Office
Film Joker diprediksi meraup 93,5 juta dollar AS (Rp 1,3 triliun) untuk akhir pekan pertama pemutarannya di Amerika Utara.
Hasil itu menjadikan Joker film terlaris pada pembukaan pemutaran di bulan Oktober.
Film Joker berhasil menumbangkan rekor yang dipegang film produksi Sony Pictures, Venom, yang menghasilkan 80 juta dollar AS (Rp 1,1 triliun) pada Oktober 2018.
Joker juga menjadi film paling laris tahun ini bagi Warner Bros untuk film dengan kategori R atau 17 tahun ke atas.
Dari penayangan di seluruh dunia, film karya Todd Phillips itu meraup 234 juta dollar AS (Rp 3,26 triiliun).
Joker menjadi film yang banyak dibicarakan sepanjang 2019.
Film ini menceritakan asal usul Joker, salah satu musuh bebuyutan Batman.
REKAM JEJAK Aktor Joaquin Phoenix Pemeran Utama Film Joker, Naik Daun di Film Gladiator
Joker Senang Membunuh, Ini Jalan Cerita Filmnya, Tayang di Bioskop Kaitannya dengan Lahirnya Batman
Film Joker menggambarkan bagaimana seseorang yang menderita sakit mental dan mengalami perundungan baik verbal maupun fisik akhirnya menjadi penjahat bermuka badut yang sangat keji.
Sejumlah kritikus film menyebut Joker bisa mendorong orang untuk melakukan kejahatan.
Kekejian Joker yang digambarkan dalam film itu menimbulkan kekhawatiran aparat keamanan.
FBI dan Department of Homeland Security mengeluarkan peringatan untuk waspada kepada petugas keamanan menjelang pemutaran perdana Joker di bioskop.
Pihak keamanan beralasan ada beberapa ancaman yang beredar di media sosial yang ditujukan kepada para penonton.
Bahkan ada ancaman yang terang-terangan menyerukan penembakan massal.
Warner Bros dengan tegas membantah tudingan-tudingan negatif yang menyebut Joker mendorong orang melakukan kekerasan.
“Warner Bros meyakini salah satu fungsi cerita adalah untuk mendorong diskusi tentang masalah-masalah yang kompleks,” kata studio tersebut dalam pernyataannya pada September lalu.
“Film ini tidak berniat mendorong kekerasan. Sutradara maupun studio tidak menganggap karakter ini ( Joker ) sebagai pahlawan,” lanjut Warner Bros.
Kecaman terhadap Joker tidak menghentikan penonton untuk memenuhi bioskop dan menuntaskan rasa penasaran mereka.
Menurut analis media dari Comscore, Paul Dergarabedian, kontroversi yang berkembang tentang Joker justru mendorong orang untuk menonton filmnya.
“Joker menjadi fenomena budaya. Semua pembicaraan menjadikan Joker film wajib tonton,” kata dia.
Joker mendapat skor 69 persen dari para kritikus film di Rotten Tomatoes.
(*)
• Tanpa Post Credit Scene, Film Joker akan Dibikin Sekuel? Ini Kata Sutradara Todd Phillips
• Review Film Joker: Kisah Komedian yang Tidak untuk Ditertawakan
• Nonton Film Joker, Penonton: Saya Kasih Nilai 9 dari 10, Bagus Banget!
• Film Joker Tuai Sukses di Penayangan Perdana, Bertengger di Bioskop Juga akan Lama!
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Aktor Terbaik, Joaquin Phoenix Angkat Isu Perubahan Iklim", https://www.kompas.com/hype/read/2020/01/06/120856166/jadi-aktor-terbaik-joaquin-phoenix-angkat-isu-perubahan-iklim.
Penulis : Novianti Setuningsih
Editor : Novianti Setuningsih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/berkat-joker-joaquin-phoenix-aktor-terbaik-golden-globe-2020-merasa-terintimidasi-christian-bale.jpg)