Ditemukan Mayat Warga Samarinda Tangan Terborgol jadi Target Polisi, Kapolsek Akui Ada Keteledoran

Ditemukan Mayat Warga Samarinda Tangan Terborgol jadi Target Polisi, Kapolsek Akui Ada Keteledoran.

Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/Budi Dwi Prasetiyo
Kompol Suko Widodo di Polsek Samarinda Seberang, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (8/1/2020). 

Hal ini diketahui dari rekannya bernama Muhammad Fauzi yang lebih dulu diamankan polisi, ketika hendak menjual motor curiannya di kawasan Pasar Segiri Samarinda pada Jumat (3/1/2020).

Baca Juga: 

 Komisi III Panggil PDAM dan PUPR! Bahas Normalisasi, Jalan di Bontang Rusak Akibat Proyek Pemipaan

 Siswi SMP Ini jadi Korban Cabul, Kepergok Warga di Bak Penampungan PDAM, Berawal dari Facebook

 Pipa Bocor di Depan Hotel Grand Elty Tenggarong, PDAM Kukar Kebut Perbaikan Hari Ini Senin 6 Januari

 Oknum Pegawai PDAM di Berau Diringkus Polisi Diduga Cabuli Anak Tiri

"Setelah itu kita langsung melakukan pengembangan, yang mana kita dapati identitas korban ini (Andi) sebagai komplotan tersangka pertama (Muhammad Fauzi) yang berperan sebagai penadah," lanjut Suko Widodo

Berdasarkan hasil tersebut, malam harinya polisi langsung melakukan pengembangan.

Pihak polsek samarinda seberang menemukan Andi dan Istri bernama Mita (20).

Seketika itu , Andi langsung diamankan petugas

Sementara Kanit Reskrim berada di dalam mobil bersama dengan Muhammad Fauzi.

Kedua lengan Andi langsung dipasang borgol.

Baca Juga:

 Komisioner KPU Tarakan Kalimantan Utara Temui Kapolres Bahas Keamanan Pilkada 2020

 Hadiri Nikah Massal, Bupati Kubar FX Yapan Minta Pasangan Pengantin Maksimalkan 8 Fungsi Keluarga

 Sering Disepelekan, Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah, Berikut 7 Manfaat Kayu Manis Bagi Kesehatan

 Dana Rp 10 Miliar Buat Darurat Bencana, Bupati Kukar Edi Damansyah Menilai Itu Hanya Anggaran Kecill

Tak lama kemudian, polisi langsung melakukan penggeledahan. 

Barang-barang korban saat itu sudah dikemas seperti siap mau berpindah.

"Kita saat itu menemukan beberapa barang kepemilikan korban curanmor terakhir," jelasnya.

Setelah Andi berhasil diamankan, petugas langsung bergeser ke ruang sebelah untuk mencari barang bukti lainnya.

Korban berada di samping dua petugas.

Diduga sudah hafal lokasi sekitar, Andi kala itu langsung berlari menuju bagian belakang rumah, meloncati tembok beton setinggi 1,5 meter dan menghilang di semak rawa. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved