Sungai dengan Air Biru Jernih Bahkan bisa Langsung di Minum, Pesona Kalibiru Raja Ampat Papua Barat

Sungai dengan Air Biru Jernih Bahkan Bisa Langsung di Minum, Pesona Kalibiru Raja Ampat Papua Barat

Sungai dengan Air Biru Jernih Bahkan bisa Langsung di Minum, Pesona Kalibiru Raja Ampat Papua Barat
instagram.com
Kalibiru Papua Barat 

Pada musim kemarau, debit air berkurang hingga setinggi 5-10 sentimeter. Namun, pada musim hujan, debit air bisa mencapai lebih dari 50 sentimeter.

"Pernah sungainya banjir, hingga tidak bisa dilewati dengan jalan kaki," ujar Fadli, salah satu pemandu Wisata.

Meski Kalibiru berada di dalam pedalam hutan, masyarakat setempat yang mengelola kawasan tersebut sudah menyiapkan akses jalan, sehingga Wisatawan tak kesulitan untuk menjangkau Kalibiru.

Kalibiru, biru nan bersinar

Begitu tiba di lokasi, rombongan peserta Festival Raja Ampat langsung terkesima dengan pemandangan Kalibiru.

Perjalanan berjam-jam menuju Raja Ampat, rasanya langsung terbayar ketika berada di Kalibiru.

Sinar matahari yang menembus daun-daun menyinari beningnya air di kali selebar 5 - 6 meter itu.
Warna biru terang langsung terpancar dari atas kali.

Gemercik air di bebatuan, ditambah semilir angin yang bertiup di antara rindangnya pepohonan seolah menghipnotis para wisatawan.

Sepanjang mata memandang, tidak ada satupun sampah yang terlihat.

Semua Wisatawan yang datang tidak sabar untuk mengeluarkan baju renang dan melompat ke dalam air.

Pengelola obyek Wisata menyediakan tangga untuk melompat dan turun ke dalam air yang sejuk.

Halaman
123
Editor: Nur Pratama
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved