Pekan Depan, Band Kapten Meriahkan Launching Pilkada Serentak di Kalimantan Utara

Pekan depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara akan menggelar launching Pilkada serentak. Dalam acara ini akan menghadirkan Band Kapten

Penulis: Amiruddin | Editor: Samir Paturusi
Tribunkaltim.Co/amiruddin
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara, Suryanata Al Islami 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG SELOR -Pekan depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara akan menggelar launching Pilkada serentak. Dalam acara ini akan menghadirkan Band Kapten.  

Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak bakal dihelat pada 23 September 2020 mendatang.

Empat kabupaten di Kalimantan Utara juga bakal melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Keempat daerah tersebut, yakni Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Nunukan.

Selain itu, juga bakal dilaksanakan Pemilihan Gubernur Kaltara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara, Suryanata Al Islami mengatakan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan launching Pilkada serentak.

Launching kata dia, akan dilaksanakan pada Rabu (22/1/2029).

Berakhir Besok, Sudah 11 Orang Incar Jabatan Anggota Bawaslu Kaltara Utara,Ini Latar Belakang Mereka

Tahun 2020, Sipelandukilat Berlanjut Layani Masyarakat Wilayah Pedalaman Kaltara

Tuntaskan Infrastruktur Jalan Perbatasan Kaltara, APBN 2020 Gerojok Rp 700,10 Miliar

NEWS VIDEO Telan Dana Miliaran Rupiah, Intip Kondisi Terkini Taman Kaltara Abadi

"Insya Allah, kita akan gelar launching di Lapangan Agatis, Tanjung Selor. Saat ini sementara persiapan untuk launching Pilkada nantinya," kata Suryanata Al Islami, kepada Tribunkaltim.co, Senin (13/1/2020).

Suryanata menambahkan, launching tersebut rencananya turut dihadiri pimpinan KPU RI.

Selain itu, untuk menghibur warga, KPU Kaltara juga bakal mendatangkan Band Kapten.

Termasuk akan menampilkan kesenian atau tarian khas Kaltara.

"Tujuan launching Pilkada itu, bagaimana warga Kaltara tahu, jika tak lama lagi pesta demokrasi akan digelar. Termasuk untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada mendatang," ujarnya.

Dalam launching nantinya, kata Suryanata, juga akan diperkenalkan jingle dan maskot Pilkada Kaltara.

KPU Kaltara sebelumnya telah melaksanakan sayembara jingle dan maskot Pilkada pada 2019 lalu.

"Pemenangannya sudah ada, tetapi momen launching nanti yang akan jadi ajang memperkenalkan kepada publik jingle dan maskot Pilkada. Itu karya putra putri terbaik Kaltara," tutupnya

KPU Kalimantan Utara menggelar Uji Publik Maskot dan Jingle Pilkada Kaltara 2020

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kalimantan Utara melakukan uji publik Maskot dan Jingle Pilkada 2020, Kamis (12/12/2019) di ruang media Centre KPU, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Uji publik dihadiri tokoh masyarakat, beberapa pemuda, organisasi wanita, dan jurnalis ibukota provinsi.

Baca Juga;

Bukan Persib Bandung, Pemain Tira Persikabo Ciro Alves Dikabarkan Justru Merapat ke Klub Ini

Menteri Nadiem Makarim Hapuskan Ujian Nasional, Ikatan Guru Indonesia Minta Dipercepat Ini Alasannya

Pramugari Ini Disebut Jadi Korban 'Selir' Ari Askhara, Finalis Putri Indonesia 2015 Buka Aibnya

Pramugari Diduga Selingkuhan Eks Dirut Garuda Sering Gantungkan Foto Ari Askhara di Belakang ID Card

Uji publik dilaksanakan untuk mendengar masukan unsur-unsur terkait tersebut dalam rangka penyempurnaan dua media sosialisasi tahapan Pilkada Kalimantan Utara 2020. Mengingat karya-karya yang masuk nominasi terbaik telah menjadi Hak Cipta KPU Kalimantan Utara.

"Kalau kita lihat proses jingle ada sayembara lalu penjurian. Kemudian tahap performance untuk menentukan peringkat lima besar terbaik. Adapun maskot diambil tiga peserta terbaik. Kemudian kami pleno untuk menentukan pemenang," kata Komisioner KPU Hariyadi Hamid, Divisi Sosilisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM.

Uji publik ini juga dimaksudkan untuk melihat ada tidaknya unsur plagiat dalam pembuatan jingle maupun maskot oleh peserta-peserta terbaik. Uji publik ini juga sebagai wadah untuk mengklarifikasi karya-karya peserta nominasi yang di dalamnya berisi konten-konten kearifan lokal.

"Alhamdulillah, untuk plagiat tidak ada. Kemudian untuk kearifan lokal, paling tidak mengusung tiga etnis besar di Kalimantan Utara yaitu Bulungan, Tidung, dan Dayak," sebut Hariyadi Hamid.

"Alhamdulillah dari lembaga adat mengkonfirmasi bahwa konten-konten sudah sesuai. Tadi ada yang meminta gara maskot itu dilengkapi dengan sepatu di kakinya, dan lain-lain. Bagi kami, ini masukan yang sangat berarti," tambah Hariyadi Hamid.

Hariyadi Hamid menegaskan, uji publik tersebut menjadi bagian proses transparansi di KPU.

Untuk diketahui, sayembara jingle dimenangkan oleh Fandi Arsidi asal Sebatik, Kabupaten Nunukan dengan jingle lagu berjudul 'Sukseskan Pilgub Kaltara'.

Selanjutnya Juara Harapan I Andri Charles asal Malinau dengan jingle berjudul 'Kaltara Lebih Baik', Harapan II Mitfatul Faris asal Kota Tarakan dengan karyanya 'Memilih untuk Kaltara', dan Juara Harapan III Nando asal Bulungan dengan karya 'Cerdas Memilih'.

"Yang paling banyak akan dipakai adalah karya pemenang atau juara I. tetapi dalam setiap kegiatan KPU kita akan perdengarkan lima pemenang itu. Tetapi jingle 'Kaltara Lebih Baik' kita akan banyak gunakan. Untuk yang juara harapan, kita akan pakai di sesion-sesion acara," ujarnya.

Baca Juga;

Siswa jadi Lembek dan Masa Lalu Terulang, Kekhawatiran JK Bila UN Dihapus, Nadiem Makarim Bereaksi

Begini Sosok Richard Kevin Calon Suami Cut Tari, Menurut Indra Bekti yang Sempat Bisnis Bersama

Menteri Nadiem Makarim Hapuskan Ujian Nasional, Ikatan Guru Indonesia Minta Dipercepat Ini Alasannya

Hasil Akhir Liga Champion Klub Italia Hadirkan Kejutan Temani Manchester City ke Babak Selanjutnya

Adapun pemenang maskot berdasarkan penilaian dewan juri dan rapat pleno KPU, jatuh kepada 'SI EGA' seekor Burung Enggang karya Hidayah Tri Wijaya Putra. Juara Harapan I jatuh kepada 'SI TATAN' Bekantan karya peserta Asri Malik. Dan Juara Harapan II jatuh kepada 'SI KALOI' seekor ikan khas Bulungan karya Hari Rachmatullah.

"Maskot utama kita akan gunakan SI EGA, dan akan diproduksi menjadi boneka-boneka sebagai bahan sosialisasi. Adapun pemenang lainnya, akan kita masukkan bagian dari souvenir kegiatan-kegiatan, walaupun jumlahnya tidak sebanyak maskot utama," ujarnya. (Wil)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved