BPJAMSOSTEK

BPJAMSOSTEK Beri Santuan dan Penghargaan Pada Perusahaan Berprestasi

Karena tenaga kerja akan terlindungi, tidak ada musibah dan dampaknya akan ada iuran yang tidak terpakai, yang bisa kembali kepada peningkatan kualita

BPJAMSOSTEK Beri Santuan dan Penghargaan Pada Perusahaan Berprestasi
TRIBUN KALTIM / FACHMI
BPJAMSOSTEK - Apresiasi dan reward, agar bisa tetap jadi panutan dan terus meningkatkan keberhasilan perusahaan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - BPJAMSOSTEK atau BPJS Ketenagakerjaan beri santunan Jaminan Kecelakaan Kerja dan penghargaan pada perusahaan berprestasi.

Hal itu dilakukan sebagai tindak apresiasi pada PHM sebagai perusahaan yang tertib membayar administrasi dan iuran, serta patuh pada aturan perundang-undangan khususnya terkait dengan masalah ketenagakerjaan.

Apresiasi itu juga bertujuan untuk dapat memberi contoh bagi semua perusahaan khususnya di Kota Balikpapan agar memberikan perlindungan kepada tenaga kerjanya, baik perusahaan sektor mikro maupun makro.

"Memang itu merupakan apresiasi dan reward, agar bisa tetap jadi panutan dan terus meningkatkan keberhasilan perusahaan," ujar Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Balikpapan, Ramadhan Sayo, Senin (13/1/20).

Sementara itu, dalam rangkaian Peringatan K3 ia pun mengharap semua perusahaan dapat mendukung pelaksanaannya agar tenaga kerja melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan rambu-rambu yang ada.

Seperti halnya dengan kejadian pada kasus kecelakaan kerja, ia menilai perusahaan harus melindungi tenaga kerjanya terlebih dahulu agar dapat dikatakan sebagai perusahaan yang berhasil.

"Kalau K3 ini berjalan baik jelas pasti BPJAMSOSTEK terbantu. Karena tenaga kerja akan terlindungi, tidak ada musibah dan dampaknya akan ada iuran yang tidak terpakai, yang bisa kembali kepada peningkatan kualitas tenaga kerja," tambahnya.

Sementara itu, dikesempatan yang sama pihaknya juga berkesempatan menggelontorkan sejumlah dana yang mencapai angka 1,1 Miliar sebagai santunan yang diberikan pada ahli waris dari almarhum Robin Dharmawan Tabaraka yakni Monica, untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Almarhum merupakan pekerja di CV Serba Mulia Abadi dan menjadi peserta untuk Jaminan Pensiun (JP) dengan jumlah iuran Rp 616.450 per bulan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.

"Tentu itu akan berdampak kepada peserta dan ahli waris, apabila terjadi risiko kecelakaan kerja. Ketika meninggal karena kecelakaan kerja pun, santunan langsung diberi kepada ahli waris," pungkas Ramadhan saat ditemui Tribunkaltim.co.

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved