Indonesia Masters 2020
Indonesia Masters 2020: Suporter Jadi Beban, Pemain Jepang Beber Tantangan Tanding di Istora Senayan
Menurut Wakana, atmosfer Istora Senayan bisa memengaruhi penampilan terutama untuk pemain asing
TRIBUNKALTIM.CO - Pebulu tangkis ganda putri Jepang, Wakana Nagahara, mengakui, atmosfer Istora Senayan adalah salah satu yang terbaik di dunia.
Menurut Wakana, atmosfer Istora Senayan bisa memengaruhi penampilan terutama untuk pemain asing.
Wakana berharap penampilannya di Indonesia Masters 2020 bisa maksimal meski tahu akan mendapat tekanan dari suporter tuan rumah.
"Ini bukan kali pertamanya saya bermain di Indonesia. Saya sudah tahu bagaimana situasi dan atmosfer saat bermain di Istora Senayan," kata Wakana Nagahara saat menghadiri konfrensi pers Indonesia Masters 2020, Senin (13/1/2020).
• Fajar/Rian Kalahkan Marcus/Kevin di Perempat Final Malaysia Masters 2020, Duel Seru hingga Akhir
• Jadi Trending Topic, Ini Putri KW yang Dimaksud, Atlet Muda Bulu Tangkis yang Masuk Pelatnas Utama
• Pebulu Tangkis Jepang Kento Momota Rajai Penyebaran Gelar Juara Tunggal Putra BWF World Tour 2018
• Kabar Duka Legenda Bulu Tangkis Indonesia Meninggal Dunia, Deretan Prestasi Pemain Ganda Putra Ini
"Dibanding dengan turnamen di negara lain, Indonesia pasti selalu ramai dari hari pertama. Saya akan mencoba menikmati dan berharap tidak terbawa atmosfer penonton," ujar Wakana menambahkan.
Atmosfer Istora Senayan memang sudah sering diakui oleh banyak pebulu tangkis asing cukup menyulitkan.
Salah satu pemain yang pernah mengakui itu adalah legenda bulu tangkis China, Lin Dan.
Wakana Nagahara tercatat sudah tiga kali merasakan atmosfer Istora Senayan sepanjang kariernya.
Prestasi terbaik Wakana saat tampil di Istora Senayan adalah menjadi runner up Indonesia Open 2018 bersama Mayu Matsumoto.
Wakana/Matsumoto gagal menjadi juara setelah dikalahkan rekan satu negaranya, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.
Pada tahun lalu, Wakana/Matsumoto juga mengikuti Indonesia Masters.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pebulu-tangkis-ganda-putri-jepang-wakana-nagahara-fix.jpg)