Banyak Ikan Mati Saat Sungai Segah di Berau Berubah Warna, Simak Penjelasan Peneliti IPB

Dosen dari Institut Pertanian Bogor ( IPB ) Ir Agus Priono membeberkan temuan soal ikan di keramba sungai Segah tiba-tiba mati, Selasa (14/1/2020).

Banyak Ikan Mati Saat Sungai Segah di Berau Berubah Warna, Simak Penjelasan Peneliti IPB
Tribunkaltim.co, Ikbal Nurkarim
Ratusan ekor ikan di keramba bantaran sungai Segah beberapa waktu lalu ditemukan mati mendadak 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dosen dari Institut Pertanian Bogor ( IPB ) Ir Agus Priono membeberkan temuan soal ikan di keramba sungai Segah tiba-tiba mati, Selasa (14/1/2020).

Hal itu Ia ungkapkan usai melakukan penelitian ikan mati bersama nelayan dengan cara membuka insang ikan yang ditemukan mati.

Tak hanya itu, ikan mati di sungai Segah juga akan dibawa ke laboratorium yang terakreditasi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab ikan mati di keramba milik warga.

Menurut Ir Agus Priono ikan mati di sungai Segah dugaan sementara, karena kondisi perubahan air yang dipengaruhi tanah sulfat.

"Kalau ikan mati kemungkinan kondisi perubahan terbukanya tanah sulfat," kata Ir Agus Priono.

"Ketika kondisinya masam, tanah liat yang namanya alumnino silikat akan terurai dan melepaskan aluminium, itu akan terlarut dan mengikat partikel, kaloit dalam air sehingga menggumpal yang disebut koagulasi dan membentuk flok atau gumpulan," tutur Ir Agus Priono.

Baca Juga;

Menghilang Lagi dari Latihan Persebaya Surabaya, Osvaldo Haay Menuju Persija, Ini Reaksi Aji Santoso

Niat Baik Putri Delina pada Teddy Jadi Sorotan, Putri Sule Malah Banjir Hujatan dari Netizen

Intip Foto-foto Rumah Mewah Haji Isam Pengusaha Terkaya Kalimatan Selatan Saat Acara Lamaran Anak

Halaman
123
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved