Sidak Proyek

Komisi III DPRD Balikpapan akan Sidak 6 Proyek Belum Rampung yang Masuk dalam Laporan Dinas PU

Pasalnya pertemuan tersebut dianggap berkaitan dengan proyek 2019 kemarin, dimana proyek yang dilelang banyak yang tidak terselesaikan

Komisi III DPRD Balikpapan akan Sidak 6 Proyek Belum Rampung yang Masuk dalam Laporan Dinas PU
TribunKaltim.Co/miftah aulia anggraini
Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri saat ditemui Tribunkaltim.co. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisi III DPRD Balikpapan memanggil unit layanan pengadaan (ULP) dengan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) terkait sejauh mana tugas ULP dalam pengerjaan proyek.

"Kami sempat menanyakan bagian apa saja pekerjaan yang dilakukan ULP. Apa hanya lelang atau sampai finishing. Ternyata hanya bagian lelang saja," ujar Alwi Al Qadri, Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan.

Pasalnya pertemuan tersebut dianggap berkaitan dengan proyek 2019 kemarin, dimana proyek yang dilelang banyak yang tidak terselesaikan.

Diketahui, menurut penuturan Alwi terdapat sekira 15 proyek yang belum selesai.

Meski begitu, pihaknya pun telah meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU), terkait dengan poin apasaja dan berapa persen tingkat pekerjaan yang harus dirampungkan.

"Dari Informasi yang disampaikan DPU itu penyelesaian harus dilaksanakan maksimal 50 hari. Tapi sampai hari ini, baru 6 titik yang diinformasikan, jadi masih kurang 9 titik lagi yang belum disampaikan," bebernya.

Sementara itu, dari informasi sebelumnya deadline proyek tersebut harusnya berakhir pada 2019 lalu, sesuai dengan masa kontrak. Namun, disisi lain Alwi menyebut pihaknya kebingungan dan mempertanyakan mengapa DPU baru melaporkan 6 pekerjaan saja. Padahal menurut data, harusnya terdapat 15 proyek yang sudah dilaporkan.

"Yang saya bingung kenapa dicicil. Dan yang jelas secepatnya kita akan kantongi daftar 15 lokasi proyek yang belum rampung itu," katanya.

Dengan begitu, pihaknya dalam waktu dekat ini menuturkan akan sesegera mungkin turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

Ia pun menegaskan, jika memang saat dilakukan inspeksi nanti masih belum terpenuhi, maka DPRD tidak akan segan-segan meminta Pemkot memblacklist kontraktor tersebut.

Halaman
12
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved