Banjir di Samarinda Menghambat Pengiriman Barang, Sadam Husen Sebut Sangat Riskan di Malam Hari
Pengusaha penyedia jasa angkutan logistik di kawasan Kaltim khususnya Samarinda, Balikpapan, Tenggarong mengaku terganggu oleh banjir
TRIBUNKALTIM.CO / SAMARINDA - Pengusaha penyedia jasa angkutan logistik di kawasan Kaltim khususnya Samarinda, Balikpapan, Tenggarong menyebut banjir di kawasan tiga kota besar di Kaltim membuat usaha mereka salah satunya pengusaha truk agak terganggu.
Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia ( Aptrindo ) Kaltim Sadam Husen menjelaskan banjir memang agak menghambat pengiriman barang ke wilayah seluruh Kaltim.
Untuk pengiriman lebih terhambat pada lalu lintas yang padat merayap sehingga untuk sampai di lokasi tujuan mengalami keterlambatan.
"Karena kondisi banjir lalu lintas menjadi macet dan padat merayap untuk kendaraan besar, pengiriman menjadi agak lama kalau sampai di tujuan bisa ada keterlambatan, jelas Sadam Husen saat dihubungi via telepon (17/1/20)
Untuk pengiriman operasional peti kemas yang beroperasi pada malam hari memang sangat riskan ketika harus melewati daerah yang tergenang banjir, hal tersebut juga menjadi kendala bagi supir truck dalam mengirim barang.
Sadam Husen menambahkan molornya jam operasional ini menjadi hambatan bagi para sopir truck yang membawa muatan. Banjir untuk wilayah Samarinda yang terbilang cukup tinggi mengharuskan para supir berkendara lebih lambat lagi
Baca Juga;
Pra Masterplan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur Rampung, Pemerintah Bawa ke Internasional
Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat 17 Januari 2020, Virgo Diam-diam Cinta, Taurus Putus Lagi!
Berlabel Bintang di Arema FC, Aji Santoso Ungkap Rencana Mengejutkan untuk Makan Konate di Persebaya
Istri Mencuci di Sungai, Suami Malah Lampiaskan Nafsu Bejatnya ke Anak Kandung
"Hampir keseluruh daerah Kaltim pengirimannya, jamnya lebih lambat karena mulai padatnya pada malam hari untuk lalu lintas peti kemas, adanya kendaraan kecil yang melintas saat banjir juga memperlambat laju truck melewati genangan pastinya," tambah Sadam Husen.
Kondisi banjir ini juga dirasakan oleh supir truck angkutan yang melintas digenangan banjir seputaran jalan menuju Samarinda Seberang.
Sumardiyono mengaku, terhambatnya pengiriman angkutan yang ia bawa memang terasa ketika sudah banjir melanda wilayah Samarinda.
Baca Juga;