Gaya Hidup

Kpopers Bukan Anak Alay, Ini Pengakuan Penggemar Kpop di Inakaf, Peduli Sosial Bantu Galang Donasi

Kpopers Bukan Anak Alay, Ini Pengakuan Penggemar Kpop di Inakaf, Peduli Sosial Bantu Galang Donasi

Kpopers Bukan Anak Alay, Ini Pengakuan Penggemar Kpop di Inakaf, Peduli Sosial Bantu Galang Donasi
HO/DOK PRIBADI
Kpopers Bukan Anak Alay, Ini Pengakuan Penggemar Kpop di Inakaf, Peduli Sosial Bantu Galang Donasi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kpopers Bukan Anak Alay, Ini Pengakuan Penggemar Kpop di Inakaf, Peduli Sosial Bantu Galang Donasi 

Pandangan terhadap Kpop oleh masyarakat luas tidak bisa dibendung. Stigma-stigma negatif terus bermunculan.

Tidak hanya untuk kalangan idola, tapi juga dikalangan penggemar.

Komunitas Indonesia Kpopers Association and Foundation (Inakaf) atau yayasan dan asosiasi Kpopers Indonesia hadir sebagai antitesa dari stigma-stigma buruk yang telanjur melekat.

"Di sini kita tujuannya pengen mematahkan stereotipe masyarakat diluar sana, yang menyatakan bahwa kami fanatisme, alay dan segala macam. Di sini kita pengen menegaskan bahwa sebenarnya tidak, sebenarnya masih banyak kegiatan membawanya kami ke arah positif," ujar pengurus Inakaf Kalimantan Timur Cabang Balikpapan, Fara Fajrina Laksmi.

Menurut gadis berparas ayu yang akrab disapa Rara ini, stigma-stigma buruk di masyarakat sekarang sudah tumbuh sangat liar, tanpa bisa kita kendalikan. Termasuk di Balikpapan.

Lewat Inakaf, para Kpopers dapat menyalurkan hobi ke kegiatan yang lebih positif.

Tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga orang luas.

"Mungkin kecintaan terhadap hobi kami sangat besar, tapi masih banyak sisi positifnya untuk diri sendiri dan orang lain. Yang bisa kita share ke kalian," tambahnya.

Inakaf bertujuan mengeratkan silaturahmi antar penggemar Kpop dari Fandom yang berbeda.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved