Senin, 27 April 2026

Warga Malaysia Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Dinas Kesehatan Kaltara Minta Masyarakat Waspada

Warga Malaysia dikabarkan terjangkit Virus Corona, Dinas Kesehatan Kaltara minta masyarakat waspada.

Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH
Para penumpang pesawat Silk Air dari luar negeri yang tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Jumat (24//1/2020). Di antara penumpang tersebut terdapat puluhan jamaah umrah. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan saat transit di Bandara Singapura sebelum masuk wilayah Indonesia, demi mencegah penyebaran Virus Corona. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Warga Malaysia dikabarkan terjangkit Virus Corona, Dinas Kesehatan Kaltara minta masyarakat waspada

Wabah virus Corona yang menyebar dari negeri China kini menjadi perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Kabar terbaru, virus Corona sudah terdeteksi hingga 13 negara. Di Asia, virus yang menyebabkan sesak nafas dan infeksi paru-paru ini masuk ke Thailand, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia.

Teranyar, warga Malaysia didiagnosa oleh dokter telah terkena virus Corona. Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang berbatasan langsung dengan negeri Jiran Malaysia turut mewaspadai masuknya virus Corona tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara (Kaltara) Usman mengatakan, saat ini langkah pencegahan telah dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Khususnya di bandara dan pelabuhan, yang merupakan pintu masuk pendatang dari luar daerah.

"Kita antisipasi seperti di Pelabuhan Nunukan dan Bandara Juwata Tarakan. Di situ kan pintu orang keluar masuk," kata Usman kepada Tribun, Minggu (26/1 sore.

Di tempat tersebut, telah dipasangi alat thermo scan atau thermal scanner, yakni pendeteksi suhu tubuh. "Petugas juga dibekali masker dan sarung tangan untuk mewaspadai virus tersebut," ujarnya.

Cegah Virus Corona, Balikpapan & Samarinda serta 17 Pintu Masuk Indonesia Diperketat, Ini Lengkapnya

Perangi Virus Corona yang Makin Menyebar, Dokter di China Gunakan Obat HIV untuk Pengobatan

Negara-negara Asia Tenggara Ini Terdampak Virus Corona, Nasib Jadwal Penerbangan Rute Wuhan

Bandara Juwata Tarakan selama ini menjadi salah satu perhatian, karena melayani penerbangan intenasional.

Meskipun tak ada penerbangan yang langsung ke China. Sementara, Pelabuhan Nunukan berbatasan dengan Malaysia.

Lebih lanjut, Usman mengingatkan masyarakat mewaspadai penyebaran virus Corona. "Kami tentu mengimbau masyarakat Kaltara agar lebih menjaga kesehatan. Virus itu kan salah satunya menyebar melalui udara," kata Usman.

Meskipun saat ini belum ada warga Kaltara yang dilaporkan terjangkit, tetapi penyebaran virus itu harus tetap diwaspadai.

Bagi warga yanng baru saja datang dari luar negeri, dilakukan scanning melalui thermal scanner atau thermo scan.

Alat pendeteksi suhu tubuh tersebut dikoordinir oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Untuk mencegahnya, kita mulai dari hal-hal sederhana. Misalnya membiasakan cuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat flu dan batuk," ujarnya.

Usman juga mengingatkan petugas di bandara maupun pelabuhan, agar lebih berhati-hati. Seperti dengan penggunaan masker dan sarung tangan, ketika melayani penumpang dari luar negeri.

"Kalau ada gejala virus corona segera bawa ke rumah sakit. Kita tentu berharap, semoga tidak ada yang terjangkit virus corona di Kaltara," tutupnya.

Di bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dipasangi termoscan. Cegah Virus Corona, Balikpapan & Samarinda serta 17 Pintu Masuk Indonesia Diperketat, Ini Lengkapnya
Di bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dipasangi termoscan. Cegah Virus Corona, Balikpapan & Samarinda serta 17 Pintu Masuk Indonesia Diperketat, Ini Lengkapnya (Dok tribunkaltim.co/zainul)

Pakai Masker
Pengamatan Tribun di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dan Bandara APT Pranoto, Samarinda, beberapa penumpang menggunakan masker.

Menurut Aji Muhammad Arif Ferdi, 33, penumpang di APT Pranoto mengaku menggunakan masker untuk berjaga-jaga.

"Iya mas, apalagi sempat ramai di medsos (media sosial). Jadi buat jaga-jaga (pakai masker," kata Arif di Ruang Tunggu Bandara APT Pranoto Samarinda yang akan berangkat ke Jakarta, Minggu (26/1).

Arif berharap, berita virus Corona tidak dijadikan bahan netizen menyebarkan hoaks. Karena dapat menganggu kenyamanan masyarakat.

"Saya sempat baca juga di medsos, katanya ada yang kena. Padahal kan nggak ya," kata Arif.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi kaltim tak ingin kecolongan wabah virus Corona. Meski saat ini Kaltim dipastikan bebas dari Corona, langkah antisipasi tetap dilakukan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltim, Soeharsono saat dihubungi Tribun, Minggu (26/1) mengatakan, pihaknya sudah meminta KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan memasang thermal scanner di semua bandara.

Mario Gomez Senang Arema FC Alami Perubahan Ini, Dua Pemain Asing Plus Jonathan Bauman akan Datang?

Maret 2020, Hesandra Indonesia Luncurkan Motif Kesultanan Kutai, juga Ikut Fashionweek Negara Lain

Beberkan Kebiasaan Buruk Lina Mantan Istri Sule, Teddy Yakin Kematian Istrinya Sudah Takdir

"Kami sudah meminta KKP memasang Thermal Scanner di Bandara APT Pranoto Samarinda, dan Bandara Sepinggan di Balikpapan," kata Soeharsono.

Pemasangan thermal scanner dilakukan untuk mendeteksi setiap orang yang keluar dan masuk. Apakah terdapat gejala panas tinggi menyerupai gejala awal terdampak virus Corona.

"Terutama penumpang yang berasal dari luar negeri yang terjangkit virus Corona," lanjutnya.

Jika ditemukan, maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut. Dinkes Kaltim telah melakukan kerja sama dengan dua rumah sakit, yakni RSUD AW Syahranie Samarinda dan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

"Sampai hari ini belum ada ya, yang terindikasi terkena virus itu (Corona)," ungkap Soeharsono. Selain memasang Thermal Scanner, Dinkes Kaltim, KKP, pihak rumah sakit, hingga Badan Intelejen Negara bakal mengadakan rapat koordinasi pada Selasa mendatang (28/1).

"Tujuannya ya membahas lebih lanjut langkah antisipasinya. Apalagi Balikpapan dan Samarinda kan juga dilalui penumpang dari negara yang terjangkit. Iya betul (tidak mau kecolongan," kata Soeharsono.

Virus yang berasal dari China tersebut, kata Soeharsono, adalah jenis penyakit saluran pernapasan yang berbahaya dan dapat menular.

Untuk itu, antisipasi sangat perlu dilakukan. Misal ada penumpang dari Cina, lalu terkena penyakit Pneumonia, maka penanganan akan dilakukan.

"Kalau ada yang demam, ditanyain. Apa habis jalan dari negara terjangkit. Kalau iya, langsung diisolasi," kata Soeharsono.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dr. Andi Sri Jualiarty juga berpesan kepada masyarakat agar menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) agar tubuh sehat terutama imunitas kuat terhadap berbagai virus penyakit

"Pesan kepada Tenaga Kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar meningkatkan deteksi dini terhadap pasien dengan keluhan demam, batuk pilek terutama yang baru saja bepergian dari luar daerah / luar negeri," ujar dr Dio -- sapaan akrab dr. Andi Sri Juliarti.

Langkah itu dilakukan agar tenaga kesehatan juga melindungi diri dengan menerapkan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi yang baik dan benar.

"Hingga saat ini belum ada laporan terkait virus Corona di Indonesia," katanya.

Kemkes telah menertibkan Surat Edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, RS Rujukan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) untuk meningkatkan kewaspasaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan masuknya penyakit ini.

Bandara di seluruh Indonesia, terutama yang mempunyai penerbangan langsung dari China, meningkatkan kewaspadaan diantaranya dengan mengaktifkan thermal scanner memberikan health alert card dan KIE pada penumpang

Bagi yang melakukan perjalanan ke China, gunakan masker bila berada di kerumunan orang.

Jika mengalami penyakit pernapasan selama di Cina atau kesehatan dan segera hubungi petugas kesehatan, dan sampaikan riwayat perjalanan. "Disarankan tidak mengunjungi pasar hewan," ujarnya. (m13/m04/dha)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved