CPNS 2019

Peserta SKD CPNS 2019 Mulai Berguguran, Gugur Massal Bakal Terulang? BKN Beri Tips Kerjakan Soal TKP

Tahun lalu, banyak peserta tes CPNS yang gagal lulus SKD karena nilainya di bawah ambang batas atau Passing Grade, khususnya di tes TKP.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PESERTA CPNS BERGUGURAN- Foto suasana Tes SKD CPNS berbasis CAT yang digelar di Kantor BKD Sulsel Selasa (28/1/2020) 

• Sistem Gaji Tunggal PNS dan Honor Dihapus Mencuat, KPK Setuju, Sri Mulyani Jelaskan Proses & Dampak

Tahapan seleksi

CPNS Dari informasi resmi yang dihimpun, tahapan seleksi CPNS dimulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

Seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan seleksi dengan metode CAT diimbau untuk melaksanakannya mengacu pada peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 sebagai pengganti Peraturan BKN Nomor 8 Tahun 2018 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN.

Dalam peraturan ini, persiapan seleksi CPNS dimulai dari proses koordinasi. Panitia seleksi instansi mengirimkan surat permohonan pelaksanaan seleksi CPNS dengan metode CAT BKN kepada Kepala BKN.

Berdasarkan disposisi Kepala BKN, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian mengoordinasi Kepala PPSR ASN dengan unit kerja teknis terkait untuk menindaklanjuti permohonan pelaksanaan seleksi.

Kemudian, Kepala PPSR ASN menarik data peserta yang telah memenuhi persyaratan dan sudah divalidasi oleh instansi dari SSCASN ke Aplikasi CAT BKN untuk mengikuti SKD dan SKB dengan metode BKN.

Penarikan data peserta dari SSCASN yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti SKD dan SKB dengan metode CAT BKN dilakukan paling lambat 14 hari kalender sebelum pelaksanaan seleksi.

Berdasarkan data ini, PPSR ASN menyusun jadwal pelaksanaan seleksi dan melakukan koordinasi dengan instansi, Kantor Regional BKN, dan/atau Unit Penyelenggaraan Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara (UPT) BKN.

Selanjutnya, panitia seleksi instansi mengumumkan jadwal pelaksanaan seleksi yang telah disusun kepada peserta lewat website instansi, surat kabar, papan pengumuman, dan/atau bentuk lain yang memungkinkan.

Tahap terakhir merupakan persiapan database ujian meliputi data peserta, skema soal ujian, dan soal terenkripsi ke dalam server induk yang ada di BKN Pusat.

Peserta CPNS mulai berguguran di hari pertama

Ujian Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Aceh Utara dimulai, Senin (27/1/2020) di auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Dari 600 peserta di hari pertama, ada 34 yang dinyatakan gugur sehubungan tidak hadir dan terlambat datang dari waktu yang telah ditetapkan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Aceh Utara, Syarifuddin. SSos MAP, menjelaskan, ujian seleksi CPNS di Aceh Utara berlangsung dari 27 Januari-3 Februari 2020.

Khusus untuk hari pertama, ujian berlangsung empat sesi yang setiap sesinya diikuti 150 peserta.

"Jadi untuk hari pertama diikuti 600 peserta. Sedangkan untuk hari kedua dan selanjutnya, setiap hari akan berlangsung lima sesi," ujar Syarifuddin.

Menurutnya, sebelum ujian dimulai, maka setiap peserta diwajibkan untuk registrasi. Setelah itu mendapatkan bimbingan dari pihak BKN bagaimana mekanisme ujian yang harus diikuti.

"Setelah itu baru peserta diperbolehkan masuk ke dalam ruangan, meskipun sebelum masuk setiap peserta diperiksa dengan menggunakan metal detector," papar Syarifuddin.

Di samping itu Syarifuddin juga menjelaskan, dari 600 peserta yang mengikuti ujian hari pertama ada 31 orang tidak hadir dan ada tiga orang datang terlambat.

"Jadi sesuai aturan yang sudah dikeluarkan, bagi yang tidak datang ataupun datang terlambat dari jadwal yang telah ditetapkan, maka dinyatakan gugur," pungkas Syarifuddin.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 5.604 peserta CPNS di Aceh Utara mengikuti ujian di auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe selama delapan hari, 27 Januari- 3 Februari 2020. Ujian akan berlangsung setiap hari dari pukul 08.00 WIB 18.00 WIB.

Tips dari BKN

Passing Grade turun tapi soal tes rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil 2019 ( CPNS 2019) lebih sulit, fenomena gugur massal di Awal Bakal Terulang?

Rekrutmen CPNS 2019 telah memasuki tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Sebagaimana diketahui, pada tahun lalu, banyak peserta tes CPNS 2019 yang gagal lulus SKD karena nilainya di bawah ambang batas atau Passing Grade.

Permasalahan yang muncul saat itu banyak dari peserta ujian CPNS yang tak lolos Passing Grade tahapan SKD, terbanyak karena tersandung di ujian Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Plt. Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN), Paryono, mengungkapkan untuk penyelenggaraan SKD tahun ini, pihaknya menjamin kejadian gugur massal karena TKP tak akan terulang.

"Jadi soal itu (TKP) kan sudah disesuaikan, sudah diujicobakan tingkat kesulitannya. Kita sudah uji cobakan di Jakarta," jelas Paryono kepada Kompas.com, Senin (26/1/2020).

Selain itu, lanjutnya, Kemenpan RB juga sudah menurunkan Passing Grade.

Sehingga, risiko banyak peserta yang gagal di ujian TKP di tahun ini akan jauh berkurang.

"Passing Grade juga diturunkan. Tidak setinggi tahun lalu, jadi tidak sampailah (gugur massal lagi)," ungkap Paryono.

Dia menuturkan, mengerjakan soal TKP sendiri sebenarnya memiliki trik tersendiri.

"Turunkan ego, sehingga kita bisa tahu mana jawaban yang cocok dengan pertanyaan yang diajukan. Intinya jawaban yang paling ideal," kata Paryono.

Tips lain:

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah membagikan tips agar bisa lulus dalam seleksi nantinya.

Tips ini disampaikan oleh Anty, salah seorang peserta CPNS 2019 yang lulus di BKN.

Kisah sukses ini dibagikan di kanal YouTube BKN #ASNKiniBeda yang dipublikasikan tanggal 6 Sep 2019 lalu.

Anty mengatakan, alasannya memilih menjadi PNS adalah ingin mengabdi untuk negara, dan agar ilmu yang digunakan tidak hanya berguna untuk diri sendiri, keluarga, orang lain tapi juga untuk negara Republik Indonesia.

Soal anggapan bahwa lulus CPNS juga bisa karena faktor hoki/keberuntungan, Anty mengaku tak sependapat.

Seperti yang sudah dialaminya, bisa lulus CPNS bukanlah perkara mudah.

Agar bisa lulus, Anty mengaku sudah kerja keras, terus belajar dan harus pandai mengatur waktu.

Apalagi, kondisinya saat mengikuti tes CPNS 2019 sudah berkeluarga dan sudah punya anak.

"Jadi saya belajar itu di sela-sela mengantar anak, di sela-sela menunggu anak les seperti itu," ujarnya.

Mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes CPNS juga menurutnya cukup penting.

Dengan persiapan yang baik, peserta akan lebih terlatih untuk mengerjakan soal dengan cepat dan tepat.

Seperti diketahui, kata Anty, ada 100 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 90 menit.

Dengan demikian, maka sangat penting untuk mengetahui tipe-tipe soal dan bagaimana cara mengerjakannya dengan tepat, agar waktu yang tersedia bisa maksimal.

Anty juga berbagi pengalaman mengerjakan soal saat mengikuti tes CPNS 2018 lalu.

Yang pertama, kata Anty, bersikap tenang dan fokus untuk mengerjakan soal.

Pertama, kerjakan soal yang lebih mudah.

Soal yang lebih mudah ini juga harus diselesaikan secepat mungkin, agar waktu untuk mengerjakan soal yang lebih sulit, contohnya soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) juga bisa lebih banyak.

Khusus untuk soal yang memang sangat sulit diberi tanda pada kertas buram dan akan kembali dikerjakan di waktu-waktu akhir.

"Saya selalu memastikan bahwa soal itu terjawab dengan tepat," ujarnya.

Pesan untuk yang akan mengikuti tes CPNS

Pertama, pelamar harus memiliki niat yang sungguh-sungguh dan kuat untuk menjadi seorang PNS.

Kedua, harus selalu update informasi terbaru di situs resmi BKN atau media sosial BKN.

Ketiga, hati-hati dalam memilih formasi dan instansi yang diinginkan (pastikan formasi sesuai dengan backgrpund pendidikan)

Keempat, belajar dan pandai mengatur waktu.

Kelima, berdoa dan meminta restu kepada orangtua

Keenam, berserah diri dan ikhlas terhadap hasil yang didapat

Berikut videonya :

• Hasil Seleksi Administrasi CPNS Pemprov Kaltara Belum Diumumkan, Pemkab KTT 2.236 Pendaftar Lulus

• Daftar 19 Pemerintah Daerah yang Sudah Umumkan Seleksi Administrasi CPNS 2019, dari Kaltim Belum Ada

• Waktu Kian Sempit, Inilah 10 Berkas Wajib Verifikasi Berkas CPNS 2019 Kemenkumham Khusus Lulusan SMA

• BKD Kaltim Belum Pastikan Pelaksanaan Tes CPNS, Adriningsih Beberkan Penyebabnya

(*)

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved