CPNS 2019
10 Soal TWK Ini Ditanyakan di Tes SKD CPNS, Bukan Hapalan dan Lebih ke Analisis, tentang Pancasila
10 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ini bisa menjadi bahan referensi untuk semakin mematangkan persiapan menghadapi tes SKD CPNS.
Pada hari pertama pelaksanaan SKD, dikabarkan banyak peserta yang mendapat skor rendah di kelompok soal TWK.
Dari foto yang beredar, tak ada peserta yang mampu meraih skor di atas 90. Artinya, dari 35 soal TWK, rata-rata peserta hanya mampu menjawab 18 soal.
Hal ini berbeda dibanding pada pelaksanaan CPNS 2018, di mana soal-soal TKP yang banyak menggugurkan peserta di tahap awal seleksi CPNS 2018.
Bahkan Kemenpan-RB sampai membuat aturan baru saking terlalu banyak CPNS gugur akibat TKP.
Sementara itu, tipe soal TWK tahun lalu cenderung jarang soal-soal hafalan.
• Kala Tahun 2019 tak Dapat Formasi, DPRD Penajam Minta Pemkab Harus Dapat Formasi CPNS 2020
• Umumkan Jadwal SKD CPNS Formasi 2019, Gubernur Irianto: KeLulusan Murni Prestasi Peserta Sendiri
Mayoritas adalah soal-soal pengamalan pancasila, tetapi dalam bentuk rumit.
Sementara untuk soal-soal TIU dan TKP, raihan skor peserta terbilang cukup baik melewati ambang batas atau Passing Grade yang ditetapkan.
Diketahui, pada rekrutmen CPNS 2019, pemerintah juga telah menurunkan Passing Grade keLulusan SKD.
Dalam aturan baru, yakni Pasal Pasal 3 Permen PAN-RB 24/2019, disebutkan bahwa nilai ambang batas SKD CPNS 2019 minimal yang harus dipenuhi antara lain 126 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 65 untuk TWK.
Sejumlah peserta yang sudah mengikuti tes memberikan informasi seputar pertanyaan apa saja yang ditanyakan dalam SKD CPNS.
Meski soal tersebut belum tentu muncul karena panitia memiliki sistem tertentu untuk mengacak soal, setidaknya 10 soal ini bisa menjadi bahana referensi untuk semakin mematangkan persiapan menghadapi tes SKD CPNS
1.Terjadinya demonstrasi besar-besaran di wilayah Propinsi Papua dan Papua barat yang disertai dengan aksi persekusi, pengrusakan dan penjarahan di kantor pemerintahan adalah wujud penerapan penyampaian suara publik dimuka umum yang bertentangan dengan Pancasila khususnya sila ke?