Inflasi Tanjung Selor Lebih Tinggi Dibanding Kalimantan Utara, BPS Sebut Itu Masih Normal
Badan Pusat Statistik ( BPS ) memantau laju inflasi selama Januari, terhadap 90 Kota di Indonesia. Satu Kota yang dipantau BPS, yakni Tanjung Selor
Penulis: Amiruddin | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Badan Pusat Statistik ( BPS ) memantau laju inflasi selama Januari, terhadap 90 Kota di Indonesia.
Salah satu Kota yang turut dipantau BPS, yakni Tanjung Selor.
Tanjung Selor merupakan ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ).
Kepala BPS Kaltara, Eko Masroro, mengatakan dihitungnya inflasi di Tanjung Selor, menjadi bahan baru bagi pemerintah untuk mengendalikan harga.
Apalagi sebelumnya, Kota di Kaltara yang dipantau tingkat inflasinya, hanya Kota Tarakan.
"Dulu untuk mengendalikan harga di Kaltara, selalu dikaitkan dengan harga di Tarakan. Tetapi sekarang, pemerintah bisa langsung mengambil tindakan pengendalian harga, setelah ada data BPS," kata Eko Masroro, kepada Tribunkaltim.co, Senin (3/2/2020).
Baca Juga;
Berawal dari Paketan Satwa Langka, Ternyata Mahasiswi Samarinda Ini Miliki Paket 2,5 Kg Ganja
Kenaikan Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Belum Pasti, Akan Digelar Sosialisasi Sebelum Diberlakukan
Salahuddin Wahid Wafat, Presiden Jokowi ungkap Belasungkawa untuk Adik Gus Dur, Gus Sholah
Borneo FC Samarinda Penuhi Kuota Pemain Asing, Nabil Husein Janji Segera Umumkan Nama 1 Legiun Lagi
Masuknya Tanjung Selor, kata Eko Masroro bisa memudahkan pemerintah dalam mengendalikan dan menstabilkan harga.
Sesuai data BPS, inflasi di Tanjung Selor periode Januari sebesar 0,35 persen.
Inflasi di Tanjung Selor, lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi Provinsi Kaltara secara umum.
Inflasi Kaltara untuk periode Januari, hanya sebesar 0,01 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pantau-laju-inflasi.jpg)