Jumat, 8 Mei 2026

Inflasi Tanjung Selor Lebih Tinggi Dibanding Kalimantan Utara, BPS Sebut Itu Masih Normal

Badan Pusat Statistik ( BPS ) memantau laju inflasi selama Januari, terhadap 90 Kota di Indonesia. Satu Kota yang dipantau BPS, yakni Tanjung Selor

Tayang:
Penulis: Amiruddin | Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Amiruddin
Suasana rilis data inflasi periode Januari di BPS Kalimantan Utara, Senin (3/2/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Badan Pusat Statistik ( BPS ) memantau laju inflasi selama Januari, terhadap 90 Kota di Indonesia.

Salah satu Kota yang turut dipantau BPS, yakni Tanjung Selor.

Tanjung Selor merupakan ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Kepala BPS Kaltara, Eko Masroro, mengatakan dihitungnya inflasi di Tanjung Selor, menjadi bahan baru bagi pemerintah untuk mengendalikan harga.

Apalagi sebelumnya, Kota di Kaltara yang dipantau tingkat inflasinya, hanya Kota Tarakan.

"Dulu untuk mengendalikan harga di Kaltara, selalu dikaitkan dengan harga di Tarakan. Tetapi sekarang, pemerintah bisa langsung mengambil tindakan pengendalian harga, setelah ada data BPS," kata Eko Masroro, kepada Tribunkaltim.co, Senin (3/2/2020).

Baca Juga;

Berawal dari Paketan Satwa Langka, Ternyata Mahasiswi Samarinda Ini Miliki Paket 2,5 Kg Ganja

Kenaikan Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Belum Pasti, Akan Digelar Sosialisasi Sebelum Diberlakukan

Salahuddin Wahid Wafat, Presiden Jokowi ungkap Belasungkawa untuk Adik Gus Dur, Gus Sholah

Borneo FC Samarinda Penuhi Kuota Pemain Asing, Nabil Husein Janji Segera Umumkan Nama 1 Legiun Lagi

Masuknya Tanjung Selor, kata Eko Masroro bisa memudahkan pemerintah dalam mengendalikan dan menstabilkan harga.

Sesuai data BPS, inflasi di Tanjung Selor periode Januari sebesar 0,35 persen.

Inflasi di Tanjung Selor, lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi Provinsi Kaltara secara umum.

Inflasi Kaltara untuk periode Januari, hanya sebesar 0,01 persen.

"Saya kira itu masih normal, untuk angka inflasi di bulan Januari.

Apalagi Januari kan dekat dengan Desember, yang di dalamnya ada beberapa hari raya," ujarnya.

Kalaupun ada gerakan harga, kata dia, tidak bisa langsung turun.

"Itu masih normal, apalagi masih di bawah inflasi nasional," tuturnya.

Baca juga;

Pengedar Narkoba di Bontang Digrebek di Kamar Hotel, Polisi Gagalkan 9 Paket Sabu Siap Edar

Gubernur Kalimantan Timur Beber Maret Tarif Tol Balikpapan Samarinda Berlaku, Ini Prediksi Harganya

Viral Resahkan Samarinda, WNA Diduga Kena Virus Corona, RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bilang Negatif

Inflasi nasional untuk periode Januari, diketahui sebesar 0,39.

Meski inflasi di Tanjung Selor dianggap masih normal, namun BPS berharap pemerintah tetap mengantisipasi lonjakan harga jelang hari raya.

Pasalnya, inflasi selama ini diketahui bersifat fluktuatif, utamanya jelang hari raya (Tribunkaltim.co/Amiruddin)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved