Hari Kanker Sedunia
Hari Ini 4 Februari, Hari Kanker Sedunia, Ini 9 Mitos tentang Kanker dari Deodoran hingga Es Krim
Hari ini 4 Februari, diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia, berikut ini 9 mitos seputar kanker, dari deodoran hingga makan es krim saat haid
Jika insiden kanker terus tumbuh pada tingkat yang dilaporkan, jumlah kematian di seluruh dunia akibat kanker akan meningkat menjadi lebih dari 13,1 juta pada tahun 2030.
Namun, dilansir dari who.int, 40 persen kematian akibat kanker dapat dicegah.
Karena itu, banyak organisasi kanker dunia yang selalu memperingati pentingnya kesadaran akan penyakit ini setiap tahun.
Didukung WHO International Union Against Cancer ( UICC ), sebuah organisasi yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran kanker global kemudian mengkoordinasikan Hari Kanker Sedunia dan didukung oleh WHO dan organisasi internasional lainnya.
Hari Kanker Sedunia biasanya juga disertai parade atau acara penggalangan dana lokal, seperti gala, konser, atau lelang.
Selain itu, beberapa negara menyiarkan siaran televisi khusus atau program radio tentang kanker selama seminggu saat Hari Kanker Dunia.
Karena lebih dari 70 persen kematian akibat kanker terjadi di negara-negara yang secara ekonomi kurang berkembang, Hari Kanker Sedunia dan Kampanye Kanker Dunia telah menjadi mekanisme penting untuk menarik perhatian pada pencegahan serta perawatan kanker di negara-negara berkembang.
Mitos dan fakta seputar kanker
Agar tak ada persepsi yang keliru, berikut kami ulas beberapa mitos dan fakta terpopuler tentang kanker yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Mitos: Kanker bisa menular
Fakta: Melansir Healthmeup, orang sehat tidak mungkin tertular kanker melalui kontak fisik atau karena menghirup udara yang sama.
Penularan hanya mungkin terjadi bila melakukan transplantasi organ dari pengidap kanker.
Bahkan penularan kanker dari ibu hamil ke janin melalui plasenta sangat kecil kemungkinannya.
2. Mitos: pewarna rambut dapat menyebabkan kanker otak
Fakta: The International Agency for Research on Cancer ( IARC ) menyatakan, meski ada risiko paparan zat karsinogenik, tapi pewarna rambut tidak akan menyebabkan efek berbahaya terhadap manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hari-ini-4-februari-hari-kanker-sedunia-ini-9-mitos-tentang-kanker-dari-deodoran-hingga-es-krim.jpg)