Tak Ingin Ada Joki, Seleksi CPNS di Provinsi Kalimantan Utara Diperketat, Ini Caranya
Panitia penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) Kalimantan Utara ( Kaltara ), turut mengantisipasi adanya joki selama tes.
Penulis: Amiruddin | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Panitia penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) Kalimantan Utara ( Kaltara ), turut mengantisipasi adanya joki selama tes.
Apalagi baru-baru ini, dua orang joki CPNS di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ( Sulsel ), diciduk polisi.
Kedua joki tersebut berinisial FA (23) dan AS (23), diciduk usai mencoba menjadi joki seleksi CPNS Kemenkumham.
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie, mengatakan pemeriksaan ketat diberlakukan guna mengantisipasi calo atau joki.
"Makanya kita perketat, mulai dari registrasi hingga masuk ke ruangan ujian.
Seperti pemeriksaan KTP, foto, nama maupun kartu tesnya sesuai atau tidak," kata Irianto Lambrie, kepada Tribunkaltim.co, Rabu (5/2/2020).
Baca Juga;
WNA Asal Malaysia Dirawat di Rumah Sakit Kukar, Dirut RS Tegaskan Bukan Pasien Virus Corona
Ibu Rumah Tangga Asal Sebatik Edarkan Sabu 5,88 Kg, Polisi Sebut Narkoba Asal Burma Lewat Malaysia
Asisten Pelatih Antonio Claudio Menilai Para Pemain Borneo FC Samarinda Semakin Kompak
Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 5 Februari 2020, Gemini Lebih Menarik, Scorpio Punya Rencana Besar!
Selain itu, kata dia, sejak mendaftar juga berkas diperiksa ketat.
"Semua dicocokkan. Kecuali petugasnya tidur, mungkin bisa lolos," ujar Irianto, sambil tersenyum.
Mantan Sekda Kaltim itu, mengingatkan pelamar CPNS agar tidak percaya terhadap calo atau joki.
Termasuk pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/awas-ada-joki.jpg)