Dinas Kesehatan Kaltara Pantau 39 Warga Nunukan Terkait Wabah Virus Corona, Tak Hanya dari China

Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Provinsi Kalimantan Utara terus meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah virus Corona.

TRIBUNKALTIM.CO/ ALFIAN
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Usman 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Dinas Kesehatan Kaltara pantau 39 warga Nunukan terkait wabah virus Corona, tak hanya dari China.

Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Provinsi Kalimantan Utara terus meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah virus Corona.

Upaya pencegahan terus dilakukan.

Bukan hanya memasang thermo scanner di bandara maupun pelabuhan.

BACA JUGA

Perayaan HUT Ke-123 Kota Balikpapan Wawali Buka Turnamen Catur, Rahmad Masud Sebut Makna Filosofinya

Soal Dugaan Korupsi Pasar Rawa Indah, Kejaksaan Harus Klarifikasi Supaya Tak Jadi Isu Liar

BREAKING NEWS Kebakaran Dini Hari di Lingkas Ujung Kota Tarakan, 6 Rumah Ludes Dilahap Api

Muluskan Usulan Pemekarann Kota Tanjung Selor, Gubernur Gandeng DPR dan DPD RI

Pencegahan juga digelar dengan melakukan pemantauan terhadap warga Kaltara yang baru tiba dari luar negeri.

Di Kabupaten Nunukan, sebanyak 39 warga yang tiba di bandara maupun pelabuhan dilakukan pemeriksaan.

"Hampir semua yang datang dari luar negeri maupun yang transit di Nunukan pasti dilakukan pemeriksaan dan juga diberikan kartu kewaspadaan kesehatan, sewaktu-waktu dapat dipantau," ucap Kepala Dinkes Kaltara, Usman, Jumat (7/2/2020).

Ke-39 warga yang tiba di Nunukan ini bukan hanya berasal dari China.

Mereka yang mendapat pantauan juga warga atau penumpang yang berasal dari negara lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Usman
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Usman (TRIBUNKALTIM.CO/ ALFIAN)

BACA JUGA

Enam Rumah Ludes Terbakar di Lingkas Ujung Tarakan, Ini Kesaksian Ketua RT, Tak Ada Bunyi Ledakan

Buka 2 Jalur dan 24 Jam, Jalan Sinar Mas Land Boulevard Balikpapan akan Diresmikan 24 Februari 2020

Ruang Kelas Ludes Terbakar, Murid Belajar di Ruang Perpustakaan, Ini Penjelasan Camat Segah Berau

Hingga Februari 2020, 4.224 Rumah di Penajam Paser Utara Telah Teraliri Gas

Seperti dari Filipina, Malaysia, dan Turki.

"Bukan bandara saja tapi lewat pelabuhan Tunontaka juga, datanya banyak disini, mahasiswa juga ada itu lima di Tunontaka sudah kita pantau semua," paparnya.

Dari pantauan awal Usman menyebut tak ada yang terpantau memiliki gejala wabah virus Corona.

Namun dalam 14 hari kedepan Dinkes Kaltara melalui petugas kesehatan akan melakukan pemantauan.

"Tidak ada yang menunjukan bahwa mereka gejala-gejala demam tinggi, gangguan pernafasan, selama 14 hari itu kita pantau," tutupnya. 

Mega Proyek PLTA Kayan Kalimantan Utara Terancam Molor Akibat Wabah Virus Corona

Wabah virus Corona yang melanda China mempengaruhi perekonomian dunia, berimbas juga ke Kalimantan Utara.

Negara China sebagai negara dengan kekuatan perekonomian terbesar, turut memberikan efek donimo di Indonesia.

Berbagai rencana pembangunan mega proyek bahkan terancam mengalami penundaan.

Salah satunya rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan atau PLTA Kayan, Kalimantan Utara.

Satu kemungkinan besar proyek PLTA atau proyek besar yang berkaitan dengan China akan tertunda.

Karena orang China tidak boleh keluar, berapa lama mereka akan dikarantina.

"Kita susah masuk ke sana," ungkap Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, saat ditemui di Tarakan, Jumat (7/2/2020).

Penyebab utamanya penundaan ini lantaran menurut Irianto, sebagaian besar investor yang akan membangun PLTA Kayan merupakan pengusaja asal China.

Sementara itu saat ini Pemerintah Indonesia memutuskan untuk mengehentikan sementara kerjasama perekonomian termasuk ekspor-impor dengan pemerintah China.

"Secara keseluruhan pengaruhnya sangat besar bagi Indonesia, saya tidak mau bicara angka karena saya tidak hafal nanti tanya di dinasnya. PLTA itu bisa tertunda karena sebagaian besar investasinya dari consorsium China, selain China ada juga Jepang karena kan itu memerlukan dana besar ratusan Triliun," paparnya.

Grafis Pembangunan PLTA Kayan
Grafis Pembangunan PLTA Kayan (HUMASPROV KALTARA)

Sejauh ini pembangunan PLTA Kayan masih dalam tahap persiapan.

Rencananya prakonstruksi akan dimulai tahun 2020 ini.

Persiapan telah dilakukan sambil menumggu ijin bendungan dari Kementerian PUPR.

BACA JUGA

Pabrik Garam Konsumsi Beryodium Produksi Samarinda Mampu Produksi 12 Ton Sehari

Macan Borneo Polresta Samarinda, Pasukan yang Mahir Cepat dan Andal

KKP Balikpapan Antisipasi Wabah Corona, Data Januari-Februari Ada 36 Pesawat dari Singapura

Residivis Curanmor dan Bobol Rumah, Anak di Bawah Umur di Kutai Kartanegara Kembali Ditangkap Polisi

Itu karena komisi keamanan bendungan masih mempelajari semua gambar-gambar dan desain yang ada mereka sudah melakukan persiapan.

"Makanya nanti saya akan berkunjung ke sana, tanggal 2 hingga 3 Maret," tuturnya.

DPR komisi yang membidangi energi akan berkunjung.

"Dan melakukan pengecekan dan kesiapan pembangunan PLTA ini," tutup Irianto Lambrie.

(Tribunkaltim.co/Alfian)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved