Rabu, 8 April 2026

Longsor di Perumahan Bukit Erliza Samarinda Menyebabkan Dua Rumah Rusak, Begini Kondisinya

Musibah longsor yang menerpa Kota Tepian belum usai sepenuhnya. Senin (10/2/2020 ) longsor kembali terjadi di Komplek Perumahan Bukit Erliza

Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Budi Dwi Prasetyo
Bagian belakang rumah dari Presdiana Zarta (42) warga yang bagian belakang rumahnya amblas terdampak dari longsor, Komplek Perumahan Bukit Erliza, RT 22, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu, Selasa (11/2 /2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Musibah longsor yang menerpa Kota Tepian belum usai sepenuhnya. Senin (10/2/2020 ) longsor kembali terjadi di Jalan Bukit Erliza, Komplek Perumahan Bukit Erliza, RT 22, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu.

Dua rumah amblas pada bagian belakang akibat longsor. Pada bagian tembok rumah terlihat retakan besar dan nyaris roboh.

Presdiana Zarta (42), pemilik rumah mengatakan pasca hujan turun di Minggu malam (10/2/2020), diketahui tanah perlahan mulai mengalami pergerakan.

Meski tanah curam setinggi 15 meter telah diturap dengan kaki fondasi sedalam 13 meter juga tak mampu menahan beban tanah.

"Sadarnya malah pagi kemarin ( Senin ), dua kali sudah mengalami ini ( longsor ). Pertama tahun 2016," ucapnya.

Longsor juga pernah terjadi di awal tahun 2020. Setidaknya ada 14 titik longsor terjadi.

Baca Juga;

Kabar Buruk Bonek, Rekan Makan Konate Jadi Tumbal Kemenangan Persebaya Surabaya atas Persik Kediri

Menteri BUMN Erick Thohir Ditelepon Bos Inter Milan, Mau Beli 2 Juta Masker di Indonesia untuk China

Inilah Kebijakan Nadiem Makarim yang Dinilai Buat Gaduh, Masuk 5 Menteri Perlu Diganti Versi IPO

Bakal Jadi Calon Istri Atta Halilintar, Kebiasaan Buruk Aurel Suka Keluar Malam Dibongkar Ashanty

Plh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Samarinda, Hendra AH mengatakan, personel BPBD telah diterjunkan ke lokasi musibah longsor.

"Sudah kami cek kondisi di lapangan, untuk mengambil keputusan langkah selanjutnya," ucapnya.

Mitigasi bencana juga telah dilakukan oleh pihak BPBD, namun dalam bentuk sosialisasi. Sedangkan dalam bentuk pencegahan dan perbaikan selama ini belum pernah dilakukan. Dalam tahun ini, pihaknya berencana akan melakukan pencegahan.

Rencananya akan dicanangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan ( APBDP ).
"Rencananya tahun ini akan dijalankan. Kami akan tanam rumput vetiver di permukaan curam agar tidak longsor,"jelasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved