Ini Jadinya Jika Anak Bupati Dibakar Api Cemburu Lihat Pacar Berduaan di Hotel, Polisi Turun Tangan

Ini jadinya jika Anak Bupati dibakar api cemburu lihat pacar berduaan di Hotel, polisi turun tangan

Editor: Rafan Arif Dwinanto
(TribunJogja)
Ilustrasi perselingkuhan (foto tidak terkait dengan berita) 

TRIBUNKALTIM.CO - Ini jadinya jika Anak Bupati dibakar api cemburu lihat pacar berduaan di Hotel, polisi turun tangan.

Dibakar api cemburu, kerap membuat seseorang menjadi emosi dan lupa diri.

Hal ini dialami anak kandung Bupati Rokan Hilir, Pekanbaru bernama Ari Sumarna.

Aparat polisi menangkap seorang pelaku penganiayaan bernama Ari Sumarna (33) di Pekanbaru, Riau.

Pelaku belakangan diketahui anak kandung Bupati Rokan Hilir (Rohil) Suyatno.

Ari Sumarna yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) ditangkap karena menganiaya seorang pemuda bernama Asep (37).

Anak Buah Idham Aziz Bongkar Wisata Seks Halal Daerah Ini, Diiklankan di YouTube Berbahasa Inggris

 Di ILC, Mahfud MD Serang Rizal Ramli Karena Terus Kritik Jokowi, Apa Sih yang Dipuji dari Negara Ini

 Sosok Berpengaruh di Pemprov DKI Akui Anies Baswedan Salah, Tapi Tak Bohong, Anggota Megawati Geram

• Diminta Klarifikasi RI 1 Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Malah Pertegas Tuduhan, Kalimatnya Berani

Motif penganiayaan yang dilakukan putra sulung Bupati Rohil itu dilatarbelakangi cemburu, karena pacarnya ditemukan sedang berduaan dengan korban.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaluddin Syam mengatakan, dalam kasus penganiayaan ini pelaku ada tiga orang.
"Satu ditangkap inisial AR alias AS ( anak Bupati Rohil).

Dua pelaku masih DPO (daftar pencarian orang) inisial A dan B," kata Awaluddin kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Awaluddin menjelaskan, kasus penganiayaan dilakukan Ari Sumarna pada Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 00.30 WIB di halaman belakang sebuah hotel di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Pelaku awalnya mendapat informasi kalau pacarnya berinisial RE sedang berduaan dengan seorang pria di sebuah hotel.

Atas informasi itu, pelaku dan dua temannya mendatangi hotel dan menemukan pacaranya bersama Asep.

"Melihat hal demikian, pelaku langsung emosi dan kalut sehingga melakukan pemukulan membabi buta terhadap korban," sebut Awaluddin.

Akibat pukulan pelaku, korban mengalami luka dibagian wajah, dahi dan kening.

Melihat aksi penganiayaan itu, sebut Awaluddin, pacar pelaku sempat mencoba melerai.

Namun, tidak bisa dihentikan.

Tak lama setelah itu dua orang karyawan hotel datang melerai pertengkaran dan mengamankan Ari Sumarna.

Sedangkan dua pelaku lainnya kabur.

"Karyawan hotel menghubungi Polsek Tampan untuk melaporkan kejadian tersebut.

Selanjutnya pelaku diamankan Polsek Tampan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tutup Awaluddin.

Kekasih Dibunuh Karena Cemburu

Di Balikpapan, seorang janda tiga anak berinisial NS (33) warga kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan kota menjadi korban pembunuhan keji pada Selasa siang kemarin (14/1/2020).

NS dibunuh oleh kekasihnya sendiri bernama Zahiruddin (33) di kediamannya yang terletak di Jl. Siaga Nomor 19, RT 24, Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan kota.

Nyawa korban dihabisi oleh pelaku di atas rumah kayu tepatnya di lantai dua.

Korban dihujani dengan tusukan secara membabi-buta oleh pelaku menggunakan sebilah pisau badik.

Tetangga rumah korban juga mengaku sempat mendengar ada suara benturan dinding rumah kayu yang cukup keras secara berulang-ulang.

Namun tetangga takut untuk datang melihat hingga akhirnya menghubungi ketua RT yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

Sesampainya di sana, ketua RT dan warga sekitar mendapati korban dalam keadaan tengkurap serta berlumuran darah di sekujur tubuhnya.

Warga sekitar pun langsung berupaya melakukan pertolongan dengan membawa korban di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Namun sayangnya tak lama sampai di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Saya kemarin itu gak tahu juga awalnya, saya dikasih tahu oleh warga saya katanya coba dicek dulu ada apa di rumah itu kok grusak grusuk seperti ada orang kelahi begitu.

Ya saya cek lah ke rumah itu dan betapa kagetnya saya lihat si korban itu sudah berlumuran darah di sekujur tubuhnya.

Kita angkat ramai-ramai lalu kita turunkan di bawah sini kemudian kita bawa ke rumah sakit," kata ketua RT 24 Kelurahan Damai, Samsudin

Lebih lanjut Samsudin menjelaskan bahwa pelaku dan korban memang terlihat dekat.

"Dengar-dengar dari orang lain betul apa tidak pelaku dan korban itu mereka pacaran dan memang pelaku itu beberapa kali saya lihat ke situ," lanjutnya

Sementara itu, rumah korban pelaku menghabisi nyawa korban terlihat disegel dan dipasang garis polisi.

Sementara di sekitar teras rumah bagian atas dan tangga rumah masih terdapat bekas darah korban yang sudah mengering.

Rumah tersebut berbahan dasar kayu dan terdiri dua lantai dengan pintu yang berbeda.

 Anak Buah Idham Aziz Bongkar Wisata Seks Halal Daerah Ini, Diiklankan di YouTube Berbahasa Inggris

 Di ILC, Mahfud MD Serang Rizal Ramli Karena Terus Kritik Jokowi, Apa Sih yang Dipuji dari Negara Ini

 Sosok Berpengaruh di Pemprov DKI Akui Anies Baswedan Salah, Tapi Tak Bohong, Anggota Megawati Geram

• Diminta Klarifikasi RI 1 Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Malah Pertegas Tuduhan, Kalimatnya Berani

Khusus di lantai dua yang merupakan tempat tinggal korban juga memiliki akses tangga sendiri sehingga bagi warga yang bertamu bisa leluasa keluar masuk rumah.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi mengatakan saat ini pelaku masih menjalani tahap pemeriksaan di Mapolresta Balikpapan.

"Masih kita periksa dulu nanti kita infokan lagi tindakan selanjutnya," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aniaya Seorang Pemuda karena Cemburu, Anak Bupati Rokan Hilir Ditangkap", https://regional.kompas.com/read/2020/02/14/16493591/aniaya-seorang-pemuda-karena-cemburu-anak-bupati-rokan-hilir-ditangkap.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved